Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jamaah Bersama Arab Saudi
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jamaah Bersama Arab Saudi

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jamaah Bersama Arab Saudi

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | RIYADH, 23 Mei 2026 – Menyongsong musim puncak ibadah haji, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, M.Hum., M.Si, MM, bersama tim khusus melakukan kunjungan kerja ke Kedutaan Besar Arab Saudi serta bertemu dengan jajaran Presidency of State Security (PSS). Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi keamanan bagi ribuan jamaah Indonesia yang akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Polri menyampaikan rencana peningkatan pengamanan mulai dari tahap persiapan keberangkatan, proses transit, hingga pelaksanaan ibadah di Mekah dan Madinah. Beberapa langkah konkret yang disepakati antara lain:

  • Peningkatan jumlah personel keamanan bersama PSS di bandara dan pelabuhan utama Arab Saudi.
  • Penyediaan pusat koordinasi darurat khusus yang dapat diakses 24 jam oleh aparat keamanan Indonesia dan Saudi.
  • Penerapan teknologi pemantauan digital untuk melacak pergerakan jamaah secara real‑time.
  • Pelatihan bersama bagi petugas kepolisian Indonesia dalam penanganan situasi darurat dan ancaman terorisme.

Selain itu, Wakapolri menekankan pentingnya sosialisasi protokol keamanan kepada jamaah sebelum keberangkatan melalui program orientasi yang akan dilaksanakan di kantor Kementerian Agama serta di bandara-bandara utama di Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan dapat menurunkan angka insiden keamanan selama periode haji, meningkatkan rasa aman bagi jamaah, serta mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi dalam bidang keamanan dan pelayanan publik.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi warganya saat melaksanakan ibadah haji, sekaligus menegaskan peran strategis Polri dalam menjaga keamanan lintas negara.