Pemerintah Buka Peluang untuk Petani Karet Dapat Pupuk Subsidi
Pemerintah Buka Peluang untuk Petani Karet Dapat Pupuk Subsidi

Pemerintah Buka Peluang untuk Petani Karet Dapat Pupuk Subsidi

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian mengumumkan program baru yang memberikan kesempatan kepada petani karet di seluruh negeri untuk memperoleh pupuk bersubsidi. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas kebun karet serta menstabilkan pendapatan petani.

Rincian utama program meliputi:

  • Pupuk subsidi berupa NPK dan pupuk organik dengan harga 50% di bawah pasar.
  • Distribusi dilakukan melalui jaringan BUMN pertanian dan koperasi lokal.
  • Petani yang terdaftar dapat mengajukan permohonan secara daring atau melalui pos satelit pertanian setempat.

Persyaratan eligibility meliputi:

  1. Memiliki lahan karet terdaftar minimal 2 hektar.
  2. Mengikuti pelatihan penggunaan pupuk yang diselenggarakan oleh dinas pertanian daerah.
  3. Menyetujui laporan produksi tahunan.

Target pemerintah adalah meningkatkan hasil karet per hektar sebesar 20% dalam tiga tahun ke depan, yang diproyeksikan dapat menambah pendapatan petani rata‑rata Rp 3,5 juta per musim panen. Selain itu, penggunaan pupuk bersubsidi diharapkan menurunkan biaya produksi hingga 15%.

Pejabat Kementerian Pertanian, Budi Santoso, menyatakan, “Program ini tidak hanya membantu mengurangi beban biaya input, tetapi juga mendorong adopsi praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.”

Implementasi program dijadwalkan mulai kuartal kedua tahun ini, dengan fase pilot di provinsi Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Seluruh petani karet diperkirakan akan dapat mengakses subsidi pada akhir tahun 2026.