Korban Tewas Akibat Ledakan Tambang Batu Bara di Shanxi, China Mencapai 90 Orang
Korban Tewas Akibat Ledakan Tambang Batu Bara di Shanxi, China Mencapai 90 Orang

Korban Tewas Akibat Ledakan Tambang Batu Bara di Shanxi, China Mencapai 90 Orang

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Ledakan besar yang terjadi di sebuah tambang batu bara di Daerah Qingyuan, Provinsi Shanxi, China utara, telah menewaskan setidaknya 90 pekerja. Insiden ini menambah deretan kecelakaan tambang yang menimbulkan korban jiwa di wilayah tersebut.

Berikut rangkaian kejadian secara singkat:

  • 07:15 – Tim tambang memulai operasi penambangan rutin.
  • 08:02 – Detektor gas menunjukkan kadar metana tinggi, namun alarm tidak terdengar.
  • 08:17 – Terjadi ledakan dahsyat yang menghancurkan sebagian area tambang.
  • 08:30 – Tim penyelamat dikerahkan ke lokasi, menemukan 90 korban tewas dan beberapa luka-luka.

Pihak berwenang setempat segera menutup akses ke area tambang dan memulai penyelidikan menyeluruh. Tim investigasi akan menelusuri kelalaian prosedur keselamatan, kondisi peralatan, serta kepatuhan perusahaan terhadap standar keamanan industri pertambangan.

Reaksi pemerintah China menyoroti pentingnya penegakan regulasi keselamatan kerja di sektor pertambangan yang masih rawan. Menteri Keamanan Publik menegaskan bahwa akan ada audit menyeluruh terhadap semua tambang di wilayah Shanxi untuk mencegah tragedi serupa.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan internasional, mengingat China adalah salah satu produsen batu bara terbesar di dunia. Organisasi buruh dan hak asasi manusia menuntut transparansi penuh serta kompensasi yang memadai bagi keluarga korban.

Para ahli menambahkan bahwa teknologi deteksi gas yang lebih canggih dan pelatihan keselamatan yang rutin dapat mengurangi risiko ledakan di tambang. Mereka menyarankan penerapan sistem pemantauan real‑time serta peningkatan standar inspeksi.

Sementara proses pemulihan masih berlangsung, keluarga korban terus menanti kejelasan mengenai penyebab pasti kecelakaan serta bantuan yang akan diberikan.