DKPP Lumajang dan Jember Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha
DKPP Lumajang dan Jember Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha

DKPP Lumajang dan Jember Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Direktorat Kelembagaan Pengawasan dan Pengendalian Penyakit (DKPP) di Kabupaten Lumajang dan Jember meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban seiring mendekatnya hari raya Idul Adha. Tim khusus telah dibentuk untuk melakukan inspeksi menyeluruh pada setiap hewan yang akan dijadikan kurban, guna memastikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit yang dapat menular ke manusia maupun hewan lain.

Langkah ini diambil setelah munculnya kekhawatiran terkait potensi penyebaran penyakit zoonotik, seperti antraks dan rabies, yang sebelumnya pernah mengganggu wilayah Jawa Timur. Pemeriksaan ketat diharapkan dapat mencegah terjadinya epidemi dan melindungi konsumen serta masyarakat luas.

Berikut adalah prosedur utama yang diterapkan oleh DKPP Lumajang dan Jember:

  • Registrasi hewan: Setiap peternak wajib mendaftarkan hewan kurban secara online atau melalui pos kamling setempat sebelum hari H.
  • Pemeriksaan fisik: Tim inspeksi memeriksa kondisi fisik, suhu tubuh, dan kebersihan kulit hewan.
  • Pengujian laboratorium: Sampel darah atau jaringan diambil untuk analisis laboratorium, terutama untuk mendeteksi antraks, penyakit pernapasan, dan infeksi bakteri lainnya.
  • Sertifikasi: Hewan yang lolos pemeriksaan akan diberikan sertifikat kesehatan yang harus dibawa saat proses penyembelihan.
  • Sanksi: Hewan yang dinyatakan tidak layak atau tidak terdaftar akan disita dan pemiliknya dapat dikenai denda administratif.

Para peternak di kedua kabupaten menyambut kebijakan ini dengan sikap positif. Mereka menilai bahwa prosedur tambahan tersebut meningkatkan kepercayaan konsumen serta membantu menjaga reputasi daging kurban lokal di pasar regional.

DKPP berkomitmen melanjutkan pemantauan pasca‑penyembelihan, termasuk inspeksi pada fasilitas pemotongan dan distribusi daging. Diharapkan, dengan langkah-langkah preventif ini, Idul Adha 2026 dapat berlangsung aman tanpa gangguan kesehatan terkait hewan kurban.