Barantin Catat Lalu Lintas Sapi Naik 70 Persen Menjelang Idul Adha 2026
Barantin Catat Lalu Lintas Sapi Naik 70 Persen Menjelang Idul Adha 2026

Barantin Catat Lalu Lintas Sapi Naik 70 Persen Menjelang Idul Adha 2026

LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Badan Karantina Indonesia (Barantin) melaporkan bahwa lalu lintas sapi menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 mengalami peningkatan signifikan sebesar 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total perkiraan sapi yang akan masuk ke wilayah Indonesia diproyeksikan mencapai 198.925 ekor.

Peningkatan ini dipicu oleh tingginya permintaan daging kurban serta kebijakan pemerintah yang mempermudah proses karantina dan transportasi ternak. Barantin mencatat bahwa sebagian besar sapi berasal dari negara‑negara produsen utama seperti Australia, India, dan Brazil.

Tahun Jumlah Sapi (ekor) Kenaikan
2025 117.000
2026 (perkiraan) 198.925 70%

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Barantin telah menyiapkan 12 titik pemeriksaan karantina tambahan di pelabuhan utama, termasuk Tanjung Priok, Belawan, dan Tanjung Perak. Setiap titik dilengkapi dengan fasilitas isolasi, laboratorium diagnostik, dan tim veteriner yang terlatih.

  • Proses karantina diperkirakan memakan waktu rata‑rata 2‑3 hari kerja.
  • Biaya karantina per ekor sapi ditetapkan sebesar Rp 150.000, dengan potongan khusus bagi peternak kecil.
  • Penerapan protokol biosekuriti ketat untuk mencegah penyebaran penyakit seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta anthrax.

Para pedagang dan peternak menyambut baik langkah‑langkah tersebut, meskipun mengingat adanya risiko penurunan harga daging jika pasokan berlebih. Analis pasar memperkirakan harga sapi kurban dapat berfluktuasi antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta per ekor pada minggu‑minggu menjelang Idul Adha.

Barantin menegaskan komitmennya untuk terus memantau pergerakan ternak, memastikan standar kesehatan hewan terpenuhi, serta mendukung kelancaran distribusi daging kurban bagi masyarakat Indonesia.