Detik-Detik Haru Mama Hanifa Restui Saat Thoudy Badai Berlayar ke Gaza
Detik-Detik Haru Mama Hanifa Restui Saat Thoudy Badai Berlayar ke Gaza

Detik-Detik Haru Mama Hanifa Restui Saat Thoudy Badai Berlayar ke Gaza

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Langit belum sepenuhnya terang di Bandung ketika percakapan yang mengharukan itu dimulai. Pada dini hari tanggal 13 Mei 2026, jurnalis Republika, Thoudy Badai, menerima pesan suara dari ibunya, Hanifa Humanisa, yang menahan air mata.

“Keyakinan Ody…” ujar Hanifa, mengingatkan putrinya tentang nilai-nilai keberanian dan kepedulian yang telah ditanam sejak kecil. Pesan itu menjadi penyemangat bagi Thoudy, yang tengah bersiap meninggalkan Indonesia untuk meliput krisis kemanusiaan di Gaza.

Berikut rangkaian peristiwa penting menjelang keberangkatan Thoudy:

Waktu Peristiwa
02:00, 13 Mei 2026 Thoudy menerima pesan suara dari Hanifa
04:30, 13 Mei 2026 Persiapan dokumen perjalanan dan perijinan jurnalistik
07:00, 13 Mei 2026 Berangkat ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta
10:15, 13 Mei 2026 Naik kapal kargo yang akan berlayar menuju pelabuhan di Timur Tengah

Hanifa mengingatkan Thoudy untuk selalu menempatkan keselamatan diri di atas segalanya, sekaligus menegaskan pentingnya melaporkan realitas di lapangan agar dunia tidak melupakan penderitaan warga sipil di Gaza.

Di atas kapal, Thoudy menuliskan catatan harian yang mencatat kegelisahan dan harapan. Ia menuliskan, “Setiap langkah kaki ke tanah Gaza adalah langkah untuk mengangkat suara yang terdiam, demi keadilan dan kemanusiaan.”

Keberangkatan ini tidak hanya menjadi misi jurnalistik, melainkan juga wujud solidaritas seorang anak Indonesia terhadap saudara-saudara yang tengah berada di zona konflik. Dukungan moral dari ibunya menjadi energi utama yang mengiringi setiap langkahnya.

Meski kondisi keamanan di wilayah tersebut masih rawan, Thoudy bertekad untuk menyampaikan laporan yang berimbang, mengedepankan fakta, dan menyoroti upaya bantuan kemanusiaan yang tengah dijalankan oleh berbagai organisasi internasional.