Bandung Bergolak: Wali Kota Tegaskan Aksi Lawan TPS Liar, Persib Siap Pesta Juara, dan SPMB 2026 Dibuka
Bandung Bergolak: Wali Kota Tegaskan Aksi Lawan TPS Liar, Persib Siap Pesta Juara, dan SPMB 2026 Dibuka

Bandung Bergolak: Wali Kota Tegaskan Aksi Lawan TPS Liar, Persib Siap Pesta Juara, dan SPMB 2026 Dibuka

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Bandung kembali menjadi sorotan nasional pada pekan ini dengan serangkaian peristiwa yang melibatkan kebijakan lingkungan, keamanan olahraga, serta pendidikan. Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan tidak ada toleransi terhadap titik-titik pembuangan sampah (TPS) liar yang mengancam kebersihan dan estetika kota, sementara ribuan penggemar Persib Bandung bersiap menyaksikan laga pamungkas BRI Super League 2025/2026 dan merayakan potensi konvoi juara. Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kota Bandung membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan peringatan keras terhadap praktik calo.

Penegakan Kebijakan Lingkungan oleh Wali Kota

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada 19 Mei 2026, Wali Kota Farhan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberantas TPS liar. “Saya tidak ingin ada pembiaran terhadap titik-titik sampah liar yang merusak wajah Kota Bandung dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Farhan. Pemerintah kota telah menyiapkan tim khusus untuk menindak lokasi ilegal, dengan target penertiban dalam tiga bulan ke depan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga serta menurunkan potensi pencemaran lingkungan.

Keamanan Ketat untuk Laga Pamungkas Persib

Seiring dengan meningkatnya antusiasme Bobotoh, lebih dari 2.000 personel keamanan gabungan dari TNI, Polri, serta unsur Pemerintah Kota dan Provinsi Jawa Barat akan dikerahkan pada pertandingan Persib melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 Mei 2026. Kepala Biro Operasi Polda Jawa Barat, Laode Aries, menyampaikan bahwa pengamanan akan diterapkan dalam empat ring, mulai dari area luar stadion hingga pintu masuk tribun. Proses sterilisasi (clearing) akan memastikan semua penonton mematuhi aturan, termasuk larangan membawa barang berbahaya, flare, atau minuman beralkohol.

Petugas juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki tiket untuk tidak memaksakan diri masuk ke stadion, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan semua pihak.

Persib Store Diserbu Bobotoh

Suasana euforia menyelimuti kota menjelang laga penentu. Persib Store di Graha Persib, Jalan Sulanjana, dipadati oleh ribuan penggemar yang berlomba membeli jersey, kaos, dan merchandise resmi. Ratna, seorang Bobotoh asal Cimahi, mengaku datang khusus untuk membeli perlengkapan demi menyambut konvoi juara yang direncanakan pada 24 Mei 2026. “Belanja kaos, sweater buat meramaikan hari Sabtu‑Minggu, pasti juara,” ujar Ratna. Begitu pula Fikri dan Nas, dua Bobotoh lainnya, mengungkapkan semangat mereka untuk mendukung tim hingga konvoi kemenangan.

Skema Konvoi Juara Persib yang Baru

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengumumkan perubahan rute konvoi juara Persib. Karena halaman depan Gedung Sate sedang direnovasi, konvoi akan berakhir di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia‑Afrika. Rute dimulai dari parkiran barat Gedung Sate, melewati Jalan Banda, Riau, Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima, hingga Asia‑Afrika, dengan estimasi tiga sampai empat jam perjalanan. Pilihan ini tidak hanya mempertimbangkan kondisi fisik area, tetapi juga nilai historis yang ingin ditonjolkan.

SPMB 2026 Dibuka dengan Waspada Calo

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Bandung meluncurkan fase pertama pendaftaran SPMB 2026 pada 19 Mei 2026. Sekretaris Dinas, Edy Suparjoto, menekankan pentingnya mengakses informasi resmi melalui situs spmb.bandung.go.id dan menghindari praktik percaloan. Kuota afirmasi kini terdiri atas 30 persen, dengan 20 persen dialokasikan bagi siswa kurang mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1‑5, sementara sisanya 10 persen melalui seleksi. Jalur prestasi akademik menggunakan kombinasi rapor (70%) dan Tes Kemampuan Akademik (30%). Jalur prestasi non‑akademik membuka peluang bagi peserta yang aktif dalam kompetisi, tidak terbatas pada juara.

Proses pendataan berlangsung hingga 5 Juni 2026, mengharuskan calon peserta mengunggah data secara daring.

Ketiga agenda utama tersebut—penertiban TPS liar, persiapan keamanan dan konvoi Persib, serta pendaftaran SPMB—menunjukkan dinamika kota Bandung yang berupaya menyeimbangkan aspek lingkungan, kebudayaan olahraga, dan pendidikan. Koordinasi lintas‑instansi antara pemerintah, aparat keamanan, serta organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan masing‑masing inisiatif.

Dengan langkah tegas dari Wali Kota Farhan, kesiapan keamanan untuk laga persib, serta transparansi dalam proses penerimaan murid baru, Bandung berpotensi menjadi contoh kota yang mampu mengelola tantangan urban secara terpadu. Keberhasilan penertiban TPS liar akan memperkuat citra Bandung sebagai kota bersih, sementara keberhasilan Persib dalam BRI Super League dapat menambah kebanggaan kolektif warga. Pada akhirnya, sinergi antara kebijakan publik, semangat olahraga, dan pendidikan akan menentukan arah perkembangan Bandung ke depannya.