Kapolri Ungkap Polri Bangun 28 Gudang Pangan untuk Optimalkan Hasil Panen
Kapolri Ungkap Polri Bangun 28 Gudang Pangan untuk Optimalkan Hasil Panen

Kapolri Ungkap Polri Bangun 28 Gudang Pangan untuk Optimalkan Hasil Panen

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri kini mengembangkan peran di luar bidang keamanan tradisional dengan membangun 28 gudang ketahanan pangan di seluruh Indonesia. Proyek ini bertujuan menyerap surplus hasil pertanian, menstabilkan pasokan pangan nasional, serta memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Berikut poin‑penting terkait inisiatif tersebut:

  • Jumlah dan lokasi: 28 gudang akan didirikan di wilayah strategis yang meliputi provinsi Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, menyesuaikan dengan zona produksi utama.
  • Kapasitas penyimpanan: Setiap gudang diperkirakan dapat menampung antara 10.000 hingga 30.000 ton komoditas pangan, seperti beras, jagung, dan kedelai.
  • Tujuan utama: Mengurangi fluktuasi harga, mencegah terjadinya limbah hasil panen, serta menjamin pasokan pangan yang stabil selama musim panen maupun non‑panen.
  • Sinergi lintas sektoral: Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan Nasional, dan lembaga terkait untuk mengoptimalkan manajemen logistik dan distribusi.
  • Peran Polri: Selain mengamankan wilayah gudang, Polri akan mengimplementasikan sistem monitoring berbasis teknologi informasi untuk memastikan keamanan stok dan mencegah penyalahgunaan.

Komentar Kapolri menekankan bahwa keberadaan gudang ini akan menjadi “penyangga” bagi petani kecil dan menengah, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi upaya pemerintah mengatasi tantangan ketahanan pangan jangka panjang.

Proyek pembangunan gudang diperkirakan selesai dalam tiga tahun ke depan, dengan fase pertama mencakup 10 gudang yang siap beroperasi pada akhir 2024. Polri juga mengundang partisipasi sektor swasta untuk mendukung pendanaan dan pengelolaan operasional.