Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Ketimbang ke Dokter
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Ketimbang ke Dokter

Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Ketimbang ke Dokter

LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Penelitian yang dilakukan oleh Health Collaborative Center (HCC) mengungkap bahwa hampir enam puluh persen anak muda berusia di bawah 40 tahun yang tinggal di kawasan perkotaan lebih memilih melakukan swadiagnosis sebelum mengunjungi dokter.

Swadiagnosis di sini berarti mengidentifikasi gejala atau kondisi kesehatan secara mandiri dengan menggunakan sumber informasi daring, aplikasi kesehatan, atau pengalaman pribadi.

Beberapa temuan utama studi tersebut antara lain:

  • 52% responden mengandalkan mesin pencari internet untuk mencari gejala.
  • 38% menggunakan aplikasi kesehatan atau forum online.
  • 10% mengandalkan pengetahuan pribadi atau saran teman.

Alasan utama yang disebutkan meliputi kecepatan akses informasi, rasa malu atau takut stigma, serta biaya konsultasi medis yang dianggap tinggi.

Namun, peneliti memperingatkan bahwa swadiagnosis memiliki risiko kesalahan interpretasi, yang dapat menyebabkan penundaan perawatan atau penggunaan obat yang tidak tepat.

Untuk mengurangi ketergantungan pada swadiagnosis, HCC menyarankan peningkatan edukasi kesehatan digital, penyediaan layanan konsultasi daring yang terjangkau, serta kampanye yang menekankan pentingnya pemeriksaan medis profesional.