Puncak Keberangkatan Long Weekend Hari Ini Diproyeksikan Layani Lebih dari 161 Ribu Pelanggan
Puncak Keberangkatan Long Weekend Hari Ini Diproyeksikan Layani Lebih dari 161 Ribu Pelanggan

Puncak Keberangkatan Long Weekend Hari Ini Diproyeksikan Layani Lebih dari 161 Ribu Pelanggan

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Hari Rabu, 13 Mei 2026 menandai puncak keberangkatan kereta api selama long weekend yang diperkirakan akan melayani lebih dari 161.000 penumpang. Data ini dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam laporan mingguan mereka, menandakan lonjakan signifikan dibandingkan periode biasa.

Lonjakan tersebut dipicu oleh libur nasional yang memperpanjang akhir pekan, sehingga banyak warga memanfaatkan layanan kereta untuk berlibur ke kota tujuan wisata, mengunjungi keluarga, atau melakukan perjalanan bisnis singkat.

Berikut beberapa poin penting yang disorot oleh KAI:

  • Jumlah penumpang pada hari Jumat diproyeksikan mencapai 45.000 orang, naik 18% dibandingkan hari kerja biasa.
  • Hari Sabtu diperkirakan menjadi hari tersibuk dengan sekitar 58.000 penumpang.
  • Hari Minggu, meskipun sedikit menurun, tetap mencatat sekitar 30.000 penumpang.
  • Hari Senin, sebagai hari kembali ke aktivitas rutin, diprediksi akan melayani sekitar 28.000 penumpang.

Untuk mengantisipasi kepadatan, KAI telah menambah frekuensi layanan pada rute-rute utama, termasuk jalur Jakarta‑Surabaya, Bandung‑Yogyakarta, dan Jakarta‑Bandung. Penumpang juga disarankan untuk:

  1. Menggunakan aplikasi pemesanan tiket secara daring untuk menghindari antrean.
  2. Memilih jadwal keberangkatan di luar jam sibuk, seperti pagi hari sebelum 08.00 atau sore setelah 17.00.
  3. Menyiapkan dokumen identitas dan tiket elektronik sebelum tiba di stasiun.
  4. Mengenakan masker dan menjaga kebersihan tangan sebagai langkah pencegahan kesehatan.

Selain penambahan kereta, KAI juga meningkatkan kapasitas penumpang di kereta kelas ekonomi dengan menambah gerbong tambahan, sementara kelas eksekutif tetap mempertahankan standar layanan premium.

Proyeksi ini menjadi indikator penting bagi sektor transportasi, mengingat kontribusi kereta api terhadap mobilitas nasional dan pengurangan kemacetan jalan raya. Pengamat menilai bahwa tren peningkatan penggunaan kereta selama libur panjang dapat menjadi peluang bagi pengembangan infrastruktur rel di masa mendatang.