Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Tertimpa Batu Erupsi

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Tim SAR gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, Polres Halmahera Utara, serta elemen TNI-AD berhasil menemukan dua orang warga negara asing (WNA) tewas setelah tertimpa batu vulkanik di lereng Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, pada pagi hari ini.

Identitas lengkap korban belum dipublikasikan, namun diketahui bahwa mereka berasal dari dua negara berbeda dan melakukan pendakian secara mandiri tanpa didampingi pemandu lokal. Pihak berwenang menegaskan bahwa wilayah Gunung Dukono memang berada dalam zona rawan erupsi, sehingga pendakian memerlukan izin khusus dan persiapan keamanan yang matang.

Berikut beberapa langkah keselamatan yang disarankan bagi para pendaki yang ingin menaklukkan gunung berstatus aktif:

  • Memantau informasi terkini tentang aktivitas gunung melalui kantor BPBD atau portal resmi BMKG.
  • Mengajukan izin pendakian dan melibatkan pemandu berlisensi yang memahami kondisi geologi setempat.
  • Menggunakan peralatan perlindungan diri, termasuk helm tahan panas dan pakaian pelindung.
  • Menyiapkan jalur evakuasi darurat serta membawa peralatan komunikasi seperti radio atau telepon satelit.
  • Menjauhi area zona bahaya yang ditetapkan selama periode peningkatan aktivitas vulkanik.

Pihak kepolisian dan BPBD setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menelusuri apakah ada pelanggaran prosedur pendakian. Sementara itu, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan resmi dan selalu memprioritaskan keselamatan dalam setiap aktivitas di daerah rawan bencana alam.