Program MBG Dinilai Efektif Tutupi Kesenjangan Kalori Anak, Dokter Gizi Serukan Penargetan Lebih Tepat

LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Program Makanan Bergizi (MBG) yang diluncurkan pemerintah untuk mengatasi kekurangan kalori pada anak-anak di wilayah terpencil mendapat penilaian positif dari dokter gizi, Dr. Iflan Nauval. Menurutnya, MBG berhasil menutup celah gizi terutama di daerah pedesaan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan).

Dr. Iflan menyoroti tiga indikator utama yang menunjukkan keberhasilan program:

  • Peningkatan asupan kalori harian anak sebesar 15-20% dibandingkan sebelum program.
  • Penurunan prevalensi anak dengan berat badan kurang dari standar usia sebesar 8 poin persentase.
  • Distribusi paket makanan yang tepat waktu ke lebih dari 1,2 juta keluarga.

Meskipun hasilnya menjanjikan, dokter gizi tersebut menekankan perlunya penyempurnaan strategi agar bantuan lebih tepat sasaran. Ia mengusulkan pendekatan berbasis data lokal, melibatkan tokoh masyarakat, dan pemantauan berkelanjutan.

Berikut rangkuman rekomendasi Dr. Iflan:

  1. Identifikasi wilayah dengan tingkat kekurangan kalori tertinggi menggunakan survei gizi terkini.
  2. Penyesuaian komposisi paket MBG sesuai dengan kebutuhan spesifik kelompok usia dan kondisi kesehatan.
  3. Peningkatan pelatihan bagi petugas lapangan dalam penyuluhan gizi.
  4. Penggunaan teknologi informasi untuk melaporkan distribusi dan konsumsi secara real‑time.

Data singkat mengenai capaian program MBG sampai kuartal pertama 2024 ditampilkan dalam tabel berikut:

Parameter Target Realisasi
Jumlah paket distribusi 1,200,000 1,185,000
Asupan kalori tambahan per anak (kcal) 250 230
Penurunan anak gizi buruk (%) 10 8.2

Dengan memperkuat mekanisme penargetan dan meningkatkan koordinasi antar lembaga, diharapkan MBG dapat terus menjadi instrumen utama dalam menurunkan angka kekurangan gizi pada generasi muda Indonesia.