Kerja Sama dengan Turkiye, Indonesia Bakal Datangkan dan Kembangkan Drone Tempur Bayraktar Kizilelma

LintasWarganet.com – 07 Mei 2026 | Republikorp Group, perusahaan industri pertahanan (inhan) dalam negeri, resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Baykar, perusahaan asal Turkiye yang dikenal sebagai produsen drone tempur Bayraktar.

Melalui kesepakatan ini, Indonesia berencana mengimpor sejumlah unit drone tempur model Bayraktar Kızıl Elma serta melakukan program pengembangan bersama untuk menyesuaikan teknologi tersebut dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Udara dan Angkatan Darat.

  • Pengadaan awal diperkirakan mencakup 10 unit drone dengan opsi perpanjangan hingga 30 unit dalam lima tahun ke depan.
  • Program pengembangan akan melibatkan transfer pengetahuan, pelatihan pilot, serta pembentukan lini produksi komponen di dalam negeri.
  • Target jangka menengah adalah kemampuan produksi mandiri bagian‑bagian kritis seperti sistem avionik, sensor, dan kontrol penerbangan.

Bayraktar Kızıl Elma merupakan generasi terbaru drone tempur berkecepatan tinggi dengan kemampuan loitering, kemampuan serangan presisi, serta integrasi sistem peperangan elektronik. Drone ini diproyeksikan dapat terbang hingga 30.000 kaki dengan jangkauan operasional lebih dari 1.000 km.

Kerja sama ini diharapkan meningkatkan kemandirian pertahanan Indonesia, memperkuat basis industri militer nasional, serta membuka peluang ekspor produk teknologi tinggi di masa depan.

Republikorp Group menyatakan bahwa kolaborasi dengan Baykar tidak hanya sebatas pembelian, melainkan mencakup riset bersama, pengembangan varian lokal, serta pembentukan ekosistem suplier dalam negeri yang dapat menurunkan biaya produksi dan pemeliharaan.

Pemerintah Indonesia telah menekankan pentingnya mempercepat modernisasi alutsista, dan langkah ini menjadi bagian dari rangkaian program penguatan pertahanan yang mencakup akuisisi pesawat, kapal, serta sistem senjata canggih lainnya.