LintasWarganet.com – 07 Mei 2026 | Swiss telah mengkonfirmasi satu kasus hantavirus yang diduga terkait dengan perjalanan di sebuah kapal pesiar internasional. Kasus ini pertama kali terdeteksi setelah seorang pria berusia 45 tahun yang pernah menginap di kapal tersebut mengalami gejala demam tinggi, nyeri otot, dan sesak napas. Setelah dilakukan serangkaian tes laboratorium di Institut Kesehatan Federal Swiss (FOPH), hasil menunjukkan infeksi hantavirus tipe Puumala.
Gejala hantavirus umumnya muncul dalam kurun waktu 1–5 minggu setelah paparan, meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan dalam kasus berat dapat menyebabkan gagal ginjal atau komplikasi pernapasan. Pasien yang dilaporkan saat ini berada di rumah sakit di Zurich dan berada dalam pengawasan intensif, namun kondisi stabil.
- Langkah-langkah yang diambil oleh otoritas Swiss:
- Pengecekan menyeluruh terhadap kapal pesiar yang bersangkutan.
- Pengujian lingkungan untuk mendeteksi keberadaan hantavirus pada hewan pengerat.
- Pemberian informasi kepada penumpang dan kru yang pernah berada di kapal.
- Peningkatan prosedur sanitasi pada semua kapal yang berlabuh di pelabuhan Swiss.
- Rekomendasi bagi publik:
- Hindari kontak langsung dengan tikus atau kotorannya.
- Jika mengalami gejala demam tinggi setelah perjalanan, segera konsultasikan dengan dokter.
- Pastikan area tempat tinggal dan kerja bersih dari sarang tikus.
Pihak berwenang juga menegaskan bahwa tidak ada bukti penularan antar manusia, sehingga risiko penyebaran kepada masyarakat umum masih dianggap rendah. Namun, mereka tetap memantau situasi secara ketat dan siap mengaktifkan langkah darurat jika muncul kasus tambahan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet