Mangkir dan Menghilang, Pendiri Ponpes di Pati Terancam Dijemput Paksa

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | Pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang menjadi tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati, kini dilaporkan mangkir dan menghilang. Pihak kepolisian mengancam akan menjemputnya secara paksa untuk proses penyidikan.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah santriwati melaporkan adanya tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh pendiri pesantren tersebut. Laporan tersebut menuduh pengasuh melakukan pelecehan seksual secara berulang kepada korban yang berusia remaja.

  • Berpuluh-puluh santriwati menyatakan telah menjadi korban.
  • Polisi membuka penyelidikan dan menyatakan adanya bukti kuat yang mengaitkan pendiri pesantren dengan tindakan tersebut.
  • Penangkapan masih tertunda karena pelaku tidak dapat ditemukan.

Reaksi masyarakat setempat beragam. Sebagian menuntut proses hukum yang cepat dan transparan, sementara kelompok hak asasi manusia menekankan pentingnya perlindungan bagi korban dan saksi. Pihak pesantren juga mengeluarkan pernyataan yang menolak tuduhan dan menyatakan akan kooperatif dengan penyelidikan.

Kasus ini menambah daftar dugaan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan agama yang selama ini relatif tertutup. Para pakar menilai perlunya regulasi lebih ketat, serta mekanisme pengawasan yang dapat mencegah terulangnya kejadian serupa.