BPBD Nagan Raya Aceh Kerahkan Tim Cari Pelajar yang Tenggelam di Sungai

LintasWarganet.com – 04 Mei 2026 | Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dikerahkan pada Rabu pagi untuk melakukan operasi pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan tenggelam di Sungai Peusangan. Menurut keterangan saksi, kejadian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ketika siswa kelas XI SMK Nagan Raya sedang berjalan menyusuri tepi sungai untuk menuju sekolah. Ia terjatuh ke dalam aliran yang cukup deras akibat curah hujan semalam yang meningkatkan debit sungai.

Setelah insiden, warga sekitar segera melakukan upaya penyelamatan pertama dengan menggunakan perahu kayu, namun tidak berhasil menemukan korban. Menyadari situasi kritis, kepala BPBD Nagan Raya, H. Ahmad Syarif, memerintahkan pengiriman tim pencarian lengkap dengan peralatan khusus.

Berikut adalah komposisi tim dan sarana yang dikerahkan:

  • 15 personel BPBD, termasuk petugas medis dan relawan terlatih.
  • 2 motor‑boat berdaya tinggi dilengkapi sonar untuk mendeteksi benda di dasar sungai.

  • 2 tim penyelam profesional dengan peralatan selam lengkap.
  • Tim logistik yang menyediakan makanan, air, serta perlengkapan keamanan.

Operasi pencarian difokuskan pada daerah sepanjang 1,5 kilometer dari titik kejadian, dengan koordinasi bersama aparat kepolisian, Satgas Pemadam Kebakaran, dan masyarakat setempat. Pencarian diperkirakan akan berlanjut hingga sore hari, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan tingkat arus yang tinggi.

Dalam konferensi pers singkat, Kepala BPBD menyatakan, “Kami akan terus berupaya menemukan siswa tersebut dengan mengoptimalkan semua sumber daya yang ada. Kami juga mengimbau warga untuk tidak mengadakan aktivitas di area sungai yang berbahaya sampai situasi aman kembali.”

Pihak sekolah sekaligus keluarga korban telah menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan upaya penyelamatan yang dilakukan oleh BPBD dan relawan. Sementara itu, otoritas setempat menekankan pentingnya edukasi keselamatan air bagi pelajar, terutama di wilayah yang rawan banjir.