Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan
Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan

Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan

LintasWarganet.com – 01 Mei 2026 | Dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Fahira Idris selaku anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) wilayah DKI Jakarta menekankan pentingnya momentum ini sebagai ajang refleksi dan konsolidasi untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang semakin rumit.

Ia menyampaikan lima tantangan utama yang harus menjadi fokus kebijakan dan aksi bersama antara pemerintah, dunia usaha, serta serikat pekerja.

  1. Peningkatan Otomatisasi dan Transformasi Digital – Perkembangan teknologi seperti AI dan robotik menuntut penyesuaian kompetensi tenaga kerja, sehingga program pelatihan ulang (upskilling) perlu diperluas secara sistematis.
  2. Kesenjangan Keterampilan Antara Pendidikan dan Pasar Kerja – Kurikulum pendidikan masih belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan industri, mengakibatkan tingginya angka pengangguran terutama di kalangan lulusan baru.
  3. Pekerjaan di Sektor Informal – Lebih dari setengah tenaga kerja Indonesia berada di sektor informal, sehingga perlindungan sosial dan hak-hak dasar pekerja di sektor ini harus diperkuat.
  4. Pengangguran Pemuda dan Inklusi Gender – Tingginya tingkat pengangguran pemuda serta ketimpangan partisipasi perempuan dalam dunia kerja menuntut kebijakan yang lebih proaktif dalam menciptakan lapangan kerja yang inklusif.
  5. Kesejahteraan Pekerja dalam Ekonomi Gig – Model kerja berbasis platform digital memperkenalkan fleksibilitas namun juga menimbulkan ketidakpastian hak-hak pekerja, sehingga regulasi yang adaptif diperlukan.

Fahira Idris menutup pidatonya dengan ajakan kepada semua pemangku kepentingan untuk bersinergi, memastikan bahwa Hari Buruh 2026 tidak hanya menjadi perayaan semata, melainkan langkah nyata menuju pasar kerja yang adil, produktif, dan berkelanjutan.