Indra Iskandar Gencarkan Revolusi Digital UMKM lewat Kemitraan Strategis dan Kebijakan Efisiensi Pemerintahan
Indra Iskandar Gencarkan Revolusi Digital UMKM lewat Kemitraan Strategis dan Kebijakan Efisiensi Pemerintahan

Indra Iskandar Gencarkan Revolusi Digital UMKM lewat Kemitraan Strategis dan Kebijakan Efisiensi Pemerintahan

LintasWarganet.com – 01 Mei 2026 | Jakarta, 1 Mei 2026 – Nama Indra Iskandar kembali menjadi sorotan publik setelah dua inisiatif penting yang menyoroti peranannya di kancah bisnis dan pemerintahan. Di satu sisi, ia menegaskan pentingnya integrasi platform digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi antara RUN System dan Exabytes Indonesia. Di sisi lain, sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, ia mengawasi langkah-langkah efisiensi operasional pemerintah, termasuk program bus jemputan untuk aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kolaborasi RUN System – Exabytes: Solusi Terpadu untuk UMKM

Seiring meningkatnya kebutuhan UMKM akan sistem manajemen yang terhubung, RUN System dan Exabytes Indonesia menandatangani kemitraan strategis yang menyatukan platform akuntansi Accounting+ dengan layanan toko online Exabytes. Dalam pernyataannya, Country Manager Exabytes Indonesia, Urip Indra Hartawan, menekankan bahwa kehadiran digital saja tidak cukup; UMKM memerlukan ekosistem yang menyatukan penjualan, pembayaran, logistik, hingga pencatatan keuangan dalam satu rangkaian layanan.

Indra Iskandar, yang memiliki latar belakang kuat di bidang kebijakan publik, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menyatakan, “Digitalisasi UMUM bukan sekadar tren, melainkan keharusan agar pelaku usaha dapat bersaing secara global. Integrasi layanan SaaS yang ditawarkan RUN System dan Exabytes memberikan landasan yang solid bagi UMKM untuk mengelola usaha secara lebih rapi dan berkelanjutan.”

Manfaat Utama Integrasi Platform

  • Pengelolaan Keuangan Real-Time: Accounting+ memungkinkan pemilik usaha memantau arus kas, mengeluarkan faktur, dan menyusun laporan keuangan secara otomatis.
  • Toko Online Terintegrasi: Exabytes menyediakan website instan yang terhubung langsung dengan sistem pembayaran dan logistik, meminimalkan kebutuhan akan aplikasi terpisah.
  • Penghematan Biaya Operasional: Dengan satu sistem terpusat, UMKM dapat mengurangi biaya lisensi software dan mengurangi risiko kesalahan manual.
  • Skalabilitas Bisnis: Platform SaaS dapat disesuaikan sesuai pertumbuhan usaha, mulai dari usaha rumahan hingga perusahaan menengah.

Penggabungan layanan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM secara signifikan, terutama di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses teknologi.

Indra Iskandar dan Upaya Efisiensi Pemerintahan

Di luar arena bisnis, Indra Iskandar juga aktif mengawal program-program efisiensi di lingkungan DPR. Pada bulan April 2026, ia menegaskan pentingnya mengoptimalkan penggunaan sumber daya, termasuk penerapan bus jemputan untuk ASN di Provinsi Sulawesi Tenggara. Program ini, yang diluncurkan setiap Kamis, berhasil menghemat bahan bakar dan menurunkan emisi karbon, sekaligus meningkatkan mobilitas pegawai pemerintah.

“Efisiensi bukan hanya soal mengurangi biaya, melainkan juga tentang meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Indra Iskandar dalam sebuah konferensi pers di Jakarta. Ia menambahkan bahwa program serupa dapat direplikasi di seluruh kementerian dan lembaga negara, sejalan dengan agenda pemerintah untuk mencapai target pengurangan emisi nasional.

Sinergi Kebijakan dan Teknologi

Kedua inisiatif tersebut menunjukkan sinergi antara kebijakan publik dan inovasi teknologi. Dengan dukungan politik yang kuat, proyek digitalisasi UMKM dapat memperoleh regulasi yang mempermudah adopsi teknologi, sementara program efisiensi pemerintah memberikan contoh konkret tentang bagaimana teknologi dapat meningkatkan kinerja institusi publik.

Indra Iskandar menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi tantangan ekonomi pasca‑pandemi. Ia mengajak pelaku usaha, regulator, dan penyedia layanan teknologi untuk bersama-sama menciptakan ekosistem yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil oleh Indra Iskandar mencerminkan komitmen kuat terhadap transformasi digital Indonesia, baik di ranah bisnis maupun pemerintahan. Jika implementasi program ini berjalan lancar, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara dan meningkatkan kesejahteraan UMKM serta efisiensi layanan publik.

Dengan fokus pada integrasi sistem, penghematan sumber daya, dan dukungan kebijakan yang pro‑teknologi, harapan besar menanti bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.