PMI Perkuat Kolaborasi Regional Penanggulangan Bencana Lewat ACE-LEDMP
PMI Perkuat Kolaborasi Regional Penanggulangan Bencana Lewat ACE-LEDMP

PMI Perkuat Kolaborasi Regional Penanggulangan Bencana Lewat ACE-LEDMP

LintasWarganet.com – 01 Mei 2026 | Palang Merah Indonesia (PMI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jaringan kerja sama regional untuk penanggulangan bencana melalui program ASEAN Community Engagement – Local Emergency Disaster Management Platform (ACE-LEDMP). Program ini dirancang untuk menyatukan sumber daya, pengetahuan, dan prosedur operasional antar negara anggota ASEAN, sehingga respons bencana dapat lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif.

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan secara virtual pada awal pekan ini, perwakilan PMI Indonesia bersama rekan-rekannya dari Palang Merah negara-negara ASEAN membahas langkah-langkah konkrit untuk mengintegrasikan sistem manajemen darurat lokal. Fokus utama meliputi standar prosedur respons, pertukaran data real-time, serta pelatihan bersama bagi relawan dan tim medis.

Tujuan utama ACE-LEDMP

  • Menyelaraskan protokol respons bencana antar negara ASEAN.
  • Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk berbagi data bencana secara cepat.
  • Menjalin program pelatihan lintas negara yang menekankan pada penanganan medis darurat, logistik, dan koordinasi komunitas.
  • Meningkatkan kapasitas relawan lokal melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik.

Ketua PMI Indonesia, dr. H. Mahfud Hasyim, menekankan pentingnya pendekatan kolektif: “Bencana tidak mengenal batas negara. Dengan ACE-LEDMP, kami dapat mengatasi tantangan bersama, mempercepat bantuan, dan meminimalkan dampak bagi korban.”

Beberapa inisiatif yang akan dilaksanakan dalam rangka ACE-LEDMP antara lain:

  1. Pembuatan pusat data bencana ASEAN yang dapat diakses 24 jam oleh semua anggota.
  2. Pelatihan simulasi penanggulangan bencana berbasis skenario regional setiap enam bulan.
  3. Penyusunan manual operasi standar (SOP) yang disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing negara.
  4. Pembentukan tim respons cepat lintas negara yang siap dikerahkan dalam 48 jam setelah terjadi bencana.

Selain itu, PMI Indonesia berencana memperluas jaringan kerjasama dengan lembaga pemerintah, organisasi non‑pemerintah, dan sektor swasta di wilayah ASEAN. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat sumber daya logistik, pendanaan, serta teknologi yang diperlukan untuk penanggulangan bencana yang lebih holistik.

Implementasi ACE-LEDMP diharapkan akan memberikan dampak signifikan, terutama bagi negara-negara yang sering terdampak oleh bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Dengan kerjasama yang lebih erat, proses evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan pasca bencana dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi, mengurangi waktu respons dan meningkatkan keselamatan masyarakat.