Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi‑Kertosono, Empat Kendaraan Tabrakan, Tiga Pengemudi Terluka
Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi‑Kertosono, Empat Kendaraan Tabrakan, Tiga Pengemudi Terluka

Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi‑Kertosono, Empat Kendaraan Tabrakan, Tiga Pengemudi Terluka

LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Jumat sore, tepatnya pada pukul 17.30 WIB, terjadi kecelakaan beruntun di jalur tol Ngawi‑Kertosono, Jawa Timur. Empat buah kendaraan, termasuk dua truk barang dan dua mobil pribadi, terlibat dalam tabrakan beruntun yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka ringan hingga sedang. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa faktor kecepatan berlebih dan kegagalan rem menjadi penyebab utama insiden ini.

Petugas Lalu Lintas (Polantas) segera menurunkan jalur tol sekitar 1,5 kilometer untuk memfasilitasi evakuasi korban dan penanganan kendaraan yang rusak. Tim SAR dan ambulans dari rumah sakit terdekat dikerahkan ke lokasi, sementara unit pemadam kebakaran menyiapkan peralatan pemadaman jika diperlukan. Semua kendaraan yang terlibat berhasil dipindahkan ke area aman pada malam harinya.

Rincian Kronologis

Menurut saksi mata yang berada di area istirahat tol, sebuah truk berukuran besar melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ngawi menuju Kertosono. Pada kilometer 105, truk tersebut mengalami kegagalan sistem rem (rem blong) dan tidak dapat menghentikan diri secara tiba‑tiba. Akibatnya, truk menabrak mobil pribadi berwarna putih yang sedang melaju di jalur sebelah kanan.

Mobil putih tersebut terdorong ke jalur tengah dan menabrak truk kedua yang sedang menunggu di zona pengereman. Truk kedua, yang membawa barang konstruksi, kemudian menabrak mobil kedua berwarna merah yang berada di jalur paling kiri. Urutan tabrakan ini menghasilkan kerusakan parah pada bagian depan dan samping kendaraan, serta menimbulkan kebocoran bahan bakar pada salah satu truk.

  • Truk 1 (Plat BE 8190 QX) – kegagalan rem, rusak total bagian depan.
  • Mobil Pribadi 1 (Toyota Avanza, plat BE 1523 AB) – kerusakan samping kiri, pengemudi mengalami luka ringan.
  • Truk 2 (Plat BE 8362 ZY) – menabrak mobil kedua, pengemudi mengalami luka sedang.
  • Mobil Pribadi 2 (Honda BR‑V, plat BE 1321 CD) – kerusakan depan, tidak ada luka.

Korban yang terluka langsung dibawa ke RSUD Ngawi dan RSUD Kertosono. Dua di antaranya dirawat di ruang gawat darurat, sementara satu korban dipulangkan setelah dinyatakan stabil. Semua korban dipastikan tidak mengalami luka kritis.

Tindakan Penegak Hukum dan Penyelidikan

Polisi setempat membuka penyelidikan resmi dengan melibatkan Unit Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas (UPKLL). Tim forensik akan memeriksa catatan perawatan kendaraan, termasuk riwayat servis rem truk pertama. Selain itu, rekaman kamera CCTV di gerbang tol akan dianalisis untuk memastikan kecepatan kendaraan pada saat kejadian.

Pihak pengelola tol, PT Jasa Marga, menyatakan komitmen untuk meningkatkan fasilitas keselamatan, termasuk penambahan rambu peringatan kecepatan dan inspeksi rutin pada kendaraan komersial yang melintas melalui jalur tersebut.

Reaksi Masyarakat dan Upaya Preventif

Berbagai komunitas pengemudi dan organisasi transportasi mengkritik kurangnya kontrol kecepatan di segmen tol tersebut. Beberapa mengusulkan penambahan titik kontrol kecepatan otomatis (speed trap) serta pelatihan ulang bagi pengemudi truk mengenai prosedur darurat rem. Sementara itu, aparat menegaskan bahwa pelanggaran kecepatan dan kelalaian perawatan kendaraan akan ditindak tegas sesuai regulasi.

Insiden ini menambah catatan kecelakaan beruntun di jaringan tol Jawa Timur pada tahun 2026, yang menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan kendaraan dan disiplin kecepatan.

Dengan investigasi yang terus berjalan, diharapkan pihak berwenang dapat mengidentifikasi faktor penyebab secara tuntas dan mengambil langkah-langkah preventif yang efektif untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa depan.