Semangat Kartini, Wanita Paspampres Unjuk Diri di Serah Terima Kawal Istana
Semangat Kartini, Wanita Paspampres Unjuk Diri di Serah Terima Kawal Istana

Semangat Kartini, Wanita Paspampres Unjuk Diri di Serah Terima Kawal Istana

LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Serah Terima Kawal Istana yang digelar pada Jumat, 26 April 2024, menjadi panggung bagi prajurit wanita dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk menampilkan kemampuan fisik, mental, dan taktis mereka. Acara tersebut tidak hanya menandai pergantian tim pengamanan Istana Negara, tetapi juga memperingati Hari Kartini dengan menonjolkan peran perempuan dalam bidang pertahanan.

Rangkaian upacara dimulai dengan pembacaan teks proklamasi serah terima, diikuti oleh pertunjukan demonstrasi kemampuan militer yang meliputi:

  • Latihan menembak presisi dengan senapan kaliber ringan.
  • Manuver taktis dalam formasi bergerak cepat.
  • Demonstrasi pertolongan pertama pada situasi darurat.
  • Latihan kebugaran fisik berupa lari, push‑up, dan sit‑up.

Seluruh penampilan dipimpin oleh Letnan Kolonel (Purn) Siti Nurhaliza, komandan unit Paspampres Wanita, yang menegaskan pentingnya menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus mencontohkan nilai‑nilai Kartini: kemandirian, keberanian, dan pendidikan.

Dalam sambutannya, Siti Nurhaliza menekankan bahwa keberadaan perempuan di barisan depan pengamanan Presiden bukan sekadar simbol, melainkan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan negara. “Kami berlatih keras, sama seperti rekan pria kami, dan bertekad untuk melanjutkan warisan perjuangan Kartini yang memperjuangkan hak dan peran perempuan di segala bidang,” ujarnya.

Acara juga dihadiri oleh pejabat tinggi, termasuk Kepala Staf TNI, Menteri Pertahanan, serta perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka memberikan apresiasi terhadap kinerja Paspampres Wanita dan menegaskan dukungan pemerintah terhadap peningkatan partisipasi perempuan dalam militer.

Sejumlah media melaporkan bahwa penampilan tersebut mendapat sorakan meriah dari penonton, menandakan penerimaan positif masyarakat terhadap peran perempuan di arena pertahanan. Pengamat keamanan menilai bahwa keberagaman gender dalam satuan elit seperti Paspampres dapat memperkaya taktik dan meningkatkan citra institusi militer di mata publik.

Serah Terima Kawal Istana ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingat perjuangan Kartini, yang pada 1904 menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan. Dengan menampilkan kemampuan militer yang setara, prajurit wanita Paspampres menghidupkan kembali semangat tersebut dalam konteks pertahanan modern Indonesia.