Sempat Lumpuh dan Antre Panjang, TPA Burangkeng Akhirnya Normal Lagi, Ternyata Ini Biang Keroknya

LintasWarganet.com – 26 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Bekasi mengumumkan bahwa operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kecamatan Setu telah kembali normal setelah mengalami gangguan selama beberapa hari terakhir. Penormalan ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang truk pengangkut sampah serta menekan risiko penumpukan limbah di sekitar area pemukiman.

Sebelumnya, TPA Burangkeng mengalami kegagalan sistem yang mengakibatkan proses pemadatan sampah terhenti. Akibatnya, truk pengangkut sampah menumpuk di gerbang masuk, menimbulkan antrean panjang yang memakan waktu berjam‑jam. Warga sekitar melaporkan bau tidak sedap dan kekhawatiran akan dampak kesehatan serta lingkungan.

Setelah penyelidikan singkat, petugas menemukan dua penyebab utama yang menjadi biang kerok terhentinya operasional:

  • Kerusakan pada mesin pemadat sampah (compactor) akibat beban sampah yang melebihi kapasitas desain.
  • Gangguan pada sumber listrik utama yang menyebabkan generator cadangan tidak dapat menyala secara otomatis.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim teknis melakukan serangkaian langkah pemulihan, antara lain:

  1. Penggantian suku cadang utama mesin pemadat dan melakukan kalibrasi ulang.
  2. Perbaikan dan pengujian ulang sistem kelistrikan, termasuk pemasangan panel kontrol baru.
  3. Penambahan tenaga kerja shift malam untuk mempercepat proses pengosongan sampah yang tertunda.
  4. Koordinasi intensif dengan perusahaan pengangkut sampah demi mengatur jadwal kunjungan truk secara berimbang.

Setelah perbaikan selesai, antrean truk berkurang drastis dan proses pemadatan kembali berjalan sesuai standar. Pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bekasi menyatakan, “Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional TPA Burangkeng demi kenyamanan warga dan kelestarian lingkungan. Monitoring rutin akan diterapkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.”

Ke depan, pemerintah daerah berencana menerapkan jadwal pemeliharaan berkala pada seluruh peralatan TPA serta meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pemisahan sampah di sumber. Diharapkan dengan langkah‑langkah tersebut, TPA Burangkeng dapat beroperasi secara optimal tanpa gangguan yang mengganggu keseharian warga.