Pemkab Bulungan Siap Bangun Pelabuhan di Tanah Kuning

LintasWarganet.com – 26 April 2026 | Bupati Bulungan, Syarwani, menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten untuk memulai proyek pembangunan pelabuhan baru di Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Proyek ini diharapkan menjadi tonggak strategis bagi pengembangan ekonomi daerah, khususnya dalam memperkuat konektivitas antara Pulau Kalimantan Utara dengan wilayah-wilayah sekitarnya.

Berikut rincian utama rencana pembangunan:

  • Lokasi: Tanah Kuning, tepatnya di pesisir barat laut Kabupaten Bulungan.
  • Ukuran: Pelabuhan akan mencakup area seluas sekitar 25 hektar, dengan dermaga utama berukuran 300 meter untuk menampung kapal kargo medium hingga besar.
  • Anggaran: Diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun, yang akan dibiayai melalui kombinasi APBD, dana hibah pusat, dan investasi swasta.
  • Manfaat Ekonomi: Diproyeksikan dapat menciptakan sekitar 5.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung, serta meningkatkan volume perdagangan laut regional sebesar 30% dalam lima tahun pertama operasional.
  • Fasilitas Pendukung: Termasuk gudang logistik, area penumpang, dan fasilitas penunjang keamanan serta penanganan limbah.

Proyek ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara serta Kementerian Perhubungan, yang menyatakan komitmen untuk menyediakan asistensi teknis dan regulasi yang diperlukan. Selain itu, sejumlah pelaku industri perikanan dan pertambangan di wilayah tersebut menilai pelabuhan baru akan mengurangi biaya transportasi dan mempercepat distribusi produk ke pasar domestik maupun internasional.

Namun, pembangunan pelabuhan tidak lepas dari tantangan. Analisis awal mengidentifikasi potensi dampak lingkungan, khususnya pada ekosistem mangrove dan terumbu karang di sekitar Tanah Kuning. Oleh karena itu, tim lingkungan akan melakukan studi dampak lingkungan (AMDAL) secara menyeluruh sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menerapkan mitigasi yang tepat, termasuk penanaman kembali mangrove dan pengawasan kualitas air laut.

Dalam jangka panjang, Bupati Syarwani menargetkan pelabuhan ini menjadi gerbang logistik utama yang menghubungkan Pulau Kalimantan Utara dengan wilayah-wilayah di Sulawesi dan Papua, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan pariwisata bahari di sekitar Tanah Kuning.