Sebanyak 217 Hektare Sawah Baru Dicetak di Lebak Dukung Swasembada

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, berhasil menyiapkan lahan pertanian seluas 217 hektare sebagai sawah baru pada tahun 2026. Penambahan lahan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemandirian pangan nasional atau swasembada beras.

Proyek pencetakan sawah dilakukan melalui koordinasi antara Dinas Pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta para petani setempat. Prosesnya meliputi pembebasan lahan, pengolahan tanah, penyediaan irigasi, dan penanaman bibit padi unggulan.

Berikut poin-poin penting terkait proyek tersebut:

  • Luas lahan: 217 hektare, tersebar di beberapa desa di wilayah Lebak.
  • Target produksi: diperkirakan menghasilkan sekitar 600.000 ton beras per tahun setelah masa panen pertama.
  • Investasi: total biaya mencapai Rp 150 miliar, didanai dari APBN dan swasta lokal.
  • Manfaat sosial: menciptakan lebih dari 1.500 lapangan kerja langsung bagi petani dan tenaga kerja pendukung.
  • Keberlanjutan: penggunaan varietas padi tahan hama dan sistem irigasi tetes untuk menghemat air.

Dengan tambahan lahan ini, Kabupaten Lebak diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap target produksi beras nasional yang ditetapkan pemerintah, yakni 37 juta ton per tahun. Selain itu, peningkatan produksi beras lokal diharapkan dapat menurunkan ketergantungan pada impor dan menjaga stabilitas harga pangan.

Walikota Lebak, Bapak Ahmad Ridwan, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Kami berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta memberikan dukungan teknis kepada para petani,” ujarnya dalam rapat koordinasi yang diadakan pada bulan April 2026.

Pemerintah daerah juga berencana memperluas program serupa ke wilayah lain di Banten, dengan target total lahan pertanian baru mencapai 1.000 hektare pada tahun 2030.