Mendikdasmen Perkuat Akses Pendidikan untuk Turunkan Angka ATS

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mut’i, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Fokus utama kebijakan ini adalah menurunkan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih berada di atas target nasional.

Berbagai langkah strategis telah direncanakan, antara lain:

  • Peningkatan pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan, khususnya di daerah terpencil.
  • Penyediaan beasiswa dan bantuan transportasi bagi siswa yang berada pada keluarga berpendapatan rendah.
  • Penempatan guru yang terlatih secara merata melalui program Guru Merdeka dan insentif daerah.
  • Penerapan pembelajaran daring hybrid untuk mengatasi kendala geografis.
  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat dalam sosialisasi pentingnya pendidikan.

Berikut ini gambaran perubahan angka ATS pada tahun 2022 dibandingkan target 2024:

Provinsi ATS 2022 Target 2024
Jawa Barat 12,5% 5,0%
Papua 24,3% 10,0%
Kalimantan Timur 18,7% 8,5%
Sulawesi Selatan 15,2% 6,0%
Sumatera Utara 13,8% 5,5%

Dengan alokasi anggaran tambahan sebesar Rp 30 triliun pada tahun anggaran 2023/2024, diharapkan program-program tersebut dapat berjalan optimal. Pemerintah juga menargetkan peningkatan rasio guru‑siswa menjadi 1:25 di semua jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Implementasi kebijakan ini akan terus dipantau melalui sistem pelaporan berbasis data yang melibatkan Kementerian Statistik dan Badan Pusat Statistik. Diharapkan, pada akhir 2024, angka ATS nasional dapat turun di bawah 7%, mendekati visi Indonesia bebas ATS pada 2025.