Kapasitas Tidak Cukup, Bulog Sewa Gudang untuk Simpan Cadangan Beras Pemerintah

LintasWarganet.com – 24 April 2026 | Stok cadangan beras pemerintah telah mencapai 5 juta ton, mencetak rekor tertinggi dalam sejarah penyimpanan pangan nasional. Karena kapasitas gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) hanya sebesar 3 juta ton, pemerintah terpaksa menyewa fasilitas penyimpanan tambahan untuk menampung selisihnya.

Berikut ini rincian kapasitas dan kebutuhan penyimpanan:

Keterangan Ton
Cadangan beras pemerintah 5.000.000
Kapasitas gudang Bulog 3.000.000
Kebutuhan tambahan 2.000.000

Untuk menutup kekurangan 2 juta ton tersebut, Bulog menandatangani perjanjian sewa dengan sejumlah gudang komersial di beberapa provinsi. Penyewaan ini meliputi gudang berpendingin yang memenuhi standar keamanan pangan, serta fasilitas logistik yang dekat dengan pelabuhan dan jalur distribusi utama.

Penggunaan gudang sewaan diperkirakan menambah beban anggaran, namun pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan beras nasional, terutama menjelang musim panen dan periode permintaan tinggi. Selain itu, strategi ini diharapkan dapat mempercepat proses rotasi stok, mengurangi risiko penumpukan beras yang berpotensi menurun kualitasnya.

Para pengamat ekonomi menyebutkan bahwa peningkatan kapasitas penyimpanan secara temporer ini mencerminkan tantangan infrastruktur logistik sektor pertanian Indonesia. Dalam jangka panjang, pemerintah berencana memperluas jaringan gudang milik Bulog dan mengoptimalkan penggunaan teknologi manajemen persediaan agar ketergantungan pada penyewaan eksternal dapat diminimalisir.