INDEF: Biofuel Bisa Jadi Jembatan Transisi Menuju EV

LintasWarganet.com – 24 April 2026 | Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai bahwa kebijakan biofuel dapat berfungsi sebagai jembatan penting dalam proses transisi Indonesia menuju kendaraan listrik (EV). Analisis ini didasarkan pada kombinasi faktor ekonomi, lingkungan, dan infrastruktur yang masih berkembang.

Beberapa poin utama yang diungkapkan INDEF antara lain:

  • Peran interim: Biofuel, terutama yang berbasis kelapa sawit dan limbah pertanian, dapat mengurangi intensitas karbon pada bahan bakar fosil sambil mempertahankan pasokan energi untuk sektor transportasi.
  • Dukungan ekonomi: Produksi biofuel membuka peluang kerja di daerah pedesaan, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, dan mengurangi ketergantungan pada impor minyak.
  • Target kebijakan: Pemerintah menargetkan penggunaan biofuel dengan kandungan minimal 20% (B20) pada tahun 2025, yang selaras dengan rencana mengurangi emisi transportasi sebesar 30% pada 2030.

Namun INDEF juga menyoroti tantangan yang harus diatasi, antara lain:

  • Keberlanjutan lahan: Penanaman kelapa sawit harus memenuhi standar lingkungan untuk menghindari deforestasi.
  • Harga dan kompetitivitas: Biofuel harus dapat bersaing secara harga dengan bensin dan diesel konvensional.
  • Infrastruktur pengisian: Ketersediaan stasiun pengisian biofuel masih terbatas, terutama di wilayah terpencil.

Untuk mengoptimalkan peran biofuel, INDEF merekomendasikan langkah-langkah berikut:

  1. Penerapan insentif fiskal bagi produsen biofuel yang memenuhi kriteria keberlanjutan.
  2. Peningkatan riset dan pengembangan teknologi konversi limbah menjadi biofuel berkualitas tinggi.
  3. Integrasi kebijakan biofuel dengan program subsidi kendaraan listrik, sehingga transisi energi dapat berlangsung secara bertahap.

Secara keseluruhan, INDEF menegaskan bahwa biofuel bukanlah solusi akhir, melainkan langkah strategis yang memungkinkan Indonesia bergerak secara berkelanjutan menuju mobilitas listrik tanpa mengorbankan keamanan energi dan kesejahteraan ekonomi.