Syekh Ahmad Al Misry Bantah Tudingan Pelecehan Seksual, Klaim Sedang di Mesir Saat Polisi Memanggil

LintasWarganet.com – 23 April 2026 | Syekh Ahmad Al Misry menyatakan bahwa tuduhan pelecehan seksual terhadap santri yang menimpanya tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa pada saat polisi menghubungi dan memintanya untuk hadir, ia sedang berada di Mesir untuk urusan keagamaan.

Dalam pernyataannya, Syekh Al Misry menambahkan bahwa ia memiliki bukti kuat serta saksi yang dapat membuktikan ketidakbersalahan dirinya. Ia menolak segala insinuasi yang menyiratkan perilaku tidak pantas dan menuntut proses hukum yang adil serta transparan.

Pihak kepolisian setempat dilaporkan telah mengirimkan surat panggilan resmi kepada Syekh Al Misry, namun beliau menolak untuk kembali ke Indonesia sebelum menyelesaikan urusan yang sedang dijalankannya di luar negeri.

  • Syekh Al Misry menolak semua tuduhan pelecehan seksual.
  • Ia menyatakan keberadaannya di Mesir pada saat panggilan polisi.
  • Pengacara menyatakan ada bukti dan saksi yang dapat membebaskan namanya.
  • Ia meminta proses hukum yang objektif tanpa pengaruh politik atau media.

Kasus ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat, terutama terkait dengan sensitivitas isu seksual dalam lingkungan pesantren. Pihak berwenang diharapkan dapat menelusuri fakta secara menyeluruh dan menghindari spekulasi yang dapat memperkeruh situasi.