Cegah abrasi, Pemkab bangun tanggul pengaman di Pulau Panggang

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu (Pemkab) menggelar proyek pembangunan tanggul pengaman di Pulau Panggang untuk mengatasi masalah abrasi pantai yang semakin mengancam lahan dan pemukiman penduduk setempat. Proyek ini dikoordinasikan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dengan dukungan dana daerah dan alokasi anggaran khusus.

Lokasi pembangunan berada di Pantai Cikaya, Pulau Karya, yang menjadi titik rawan erosi karena arus laut kuat dan perubahan pola gelombang. Tanggul direncanakan memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dan panjang 150 meter, dilengkapi dengan material batu kali dan geotekstil untuk meningkatkan daya tahan terhadap ombak.

Berikut rangkaian langkah utama dalam pelaksanaan proyek:

  • Survei geoteknik dan penentuan titik kritis abrasi.
  • Pembebasan lahan seluas 0,2 hektar untuk area pembangunan.
  • Pemasangan fondasi batu kali serta penanaman vegetasi pantai sebagai pelindung tambahan.
  • Pengawasan rutin selama fase konstruksi yang dipimpin oleh tim teknis SDA.

Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 7,5 miliar, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2026. Selama proses pembangunan, pihak pemkab berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem laut dengan tidak menimbulkan dampak negatif pada terumbu karang sekitar Pulau Panggang.

Masyarakat setempat menyambut baik inisiatif ini, mengingat abrasi yang selama ini mengikis lahan pertanian dan mengurangi area pantai yang dapat digunakan untuk kegiatan ekonomi seperti wisata dan perikanan. Ketua RW setempat, Budi Santoso, menyatakan harapan agar proyek selesai tepat waktu dan dapat meningkatkan kualitas hidup warga.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung program mitigasi perubahan iklim serta memperkuat ketahanan pantai di wilayah kepulauan. Diharapkan, setelah selesai, tanggul pengaman dapat mengurangi laju erosi hingga 80 persen dan memberikan ruang bagi rehabilitasi ekosistem pantai.