Mendag: Stok Minyak Goreng Aman, Harga Naik Dipicu Biaya Plastik

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pasokan minyak goreng di Indonesia masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan konsumen, meskipun terjadi kenaikan harga di pasar akhir-akhir ini. Menurut data terbaru Kementerian Perdagangan, persediaan minyak goreng nasional berada pada level yang stabil, dengan stok yang cukup untuk memenuhi permintaan domestik.

Namun, Budi Santoso menyebutkan bahwa faktor utama yang mendorong naiknya harga minyak goreng bukan karena kelangkaan produk, melainkan peningkatan biaya produksi, khususnya biaya plastik yang digunakan untuk kemasan. Harga bahan baku plastik mengalami lonjakan signifikan akibat kenaikan harga minyak mentah global serta kebijakan pemerintah yang memperketat regulasi penggunaan plastik sekali pakai.

Berikut poin-poin utama yang disampaikan Menteri:

  • Stok minyak goreng nasional masih berada pada level aman, cukup untuk menutupi konsumsi nasional selama beberapa bulan ke depan.
  • Kenaikan harga di pasar dipengaruhi oleh biaya tambahan pada bahan kemasan plastik.
  • Kebijakan pengurangan plastik berpotensi menambah beban biaya bagi produsen, yang kemudian diteruskan ke konsumen.
  • Kementerian Perdagangan terus memantau situasi pasar dan siap mengambil langkah penyesuaian bila diperlukan.

Para pelaku industri diharapkan dapat mencari alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan namun tetap terjangkau, agar dampak kenaikan biaya tidak terlalu membebani konsumen. Pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antara sektor industri, regulator, dan konsumen dalam mengatasi masalah ini.

Dengan stok yang tetap terjaga, Menteri menegaskan bahwa tidak ada ancaman kekurangan minyak goreng di dalam negeri. Fokus kebijakan selanjutnya akan diarahkan pada stabilisasi harga melalui pengendalian biaya produksi dan dorongan penggunaan bahan kemasan yang lebih efisien.