Menhub Dudy Perkuat Terminal 2F Bandara Soetta untuk Layanan Penerbangan Haji

LintasWarganet.com – 19 April 2026 | Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan dan penguatan kesiapan operasional Terminal 2F Bandara Internasional Soetta, Lampung, sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan penerbangan haji. Kunjungan tersebut mencakup evaluasi fasilitas, koordinasi dengan otoritas bandara, serta penetapan langkah-langkah perbaikan yang akan dilaksanakan menjelang musim haji.

Beberapa poin penting yang disorot antara lain:

  • Penambahan fasilitas check‑in dan area tunggu: Terminal 2F akan dilengkapi dengan loket tambahan serta ruang istirahat yang lebih luas untuk menampung peningkatan jumlah penumpang haji.
  • Peningkatan kapasitas keamanan: Penambahan pos keamanan, peralatan deteksi, dan peningkatan jumlah personel keamanan guna mempercepat proses pemeriksaan.
  • Optimasi proses bagasi: Sistem penanganan bagasi otomatis akan diintegrasikan untuk mengurangi waktu tunggu dan meminimalkan risiko kehilangan barang.
  • Koordinasi dengan maskapai: Dudy menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian Perhubungan, otoritas bandara, dan maskapai penerbangan yang mengoperasikan rute haji.

Berikut rangkuman rencana penguatan yang akan dilaksanakan sebelum musim haji dimulai:

Aspek Tindakan Target Penyelesaian
Fasilitas Check‑in Penambahan 4 loket baru 30 April 2024
Keamanan Pemasangan 20 unit X‑ray tambahan 15 Mei 2024
Bagasi Implementasi sistem otomatis 1 Juni 2024
Pelatihan Staf Workshop layanan haji selama 3 hari 10 Juni 2024

Menhub menekankan bahwa peningkatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah haji, tetapi juga untuk menjadikan Bandara Soetta sebagai gerbang utama penerbangan haji di wilayah Sumatera. Diharapkan, dengan fasilitas yang lebih memadai, proses keberangkatan dan kepulangan jamaah dapat berjalan lebih lancar dan aman.

Seluruh langkah penguatan diharapkan selesai sebelum musim haji tiba, sehingga terminal dapat beroperasi pada kapasitas optimal dan memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar internasional.