7 Desa di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.614 Jiwa Terdampak

LintasWarganet.com – 19 April 2026 | Sabtu, 18 April 2026, hujan lebat yang terus mengguyur Kabupaten Bogor selama beberapa hari terakhir menyebabkan air meluap di 7 desa. Perkiraan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut total korban mencapai 1.614 jiwa, sebagian besar merupakan warga yang harus mengungsi ke posko sementara.

Intensitas curah hujan yang tinggi, diperkirakan mencapai 150‑200 mm per hari, memicu meluapnya beberapa sungai kecil dan aliran limpahan. Tanah yang sudah jenuh tidak mampu menampung volume air tambahan, sehingga genangan menguasai jalan utama, rumah warga, dan lahan pertanian.

Desa-desa yang paling terdampak antara lain:

  • Desa Cibinong
  • Desa Parung
  • Desa Ciseeng
  • Desa Leuwiliang
  • Desa Cibungbulang
  • Desa Sukamakmur
  • Desa Kadudampit

Warga di masing‑masing desa melaporkan kerusakan pada rumah, kehilangan harta benda, dan terputusnya akses transportasi. Sekitar 300 rumah diperkirakan rusak parah dan membutuhkan perbaikan segera.

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta TNIPolri telah menurunkan tim evakuasi dan membuka posko darurat di balai desa masing‑masing. Bantuan logistik berupa makanan, air bersih, dan perlengkapan medis telah didistribusikan kepada para pengungsi.

Selain itu, beberapa lembaga sosial dan organisasi kemanusiaan menggerakkan relawan untuk membantu proses evakuasi, pembersihan, dan pemulihan pasca‑bencana. Upaya penanggulangan jangka pendek difokuskan pada penyediaan tempat tinggal sementara dan pemulihan infrastruktur dasar, sementara rencana mitigasi jangka panjang mencakup perbaikan sistem drainase dan penanaman kembali vegetasi di daerah rawan banjir.

Warga diimbau untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan tidak kembali ke rumah yang masih terendam sampai dinyatakan aman. Pemerintah daerah juga meminta masyarakat untuk melaporkan kondisi darurat melalui nomor layanan darurat setempat.