Tangis Haru Mengiringi Pemakaman Fauzi Orbenta, Korban Helikopter Jatuh

LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Ribuan warga Jambi berkumpul di lapangan pemakaman pada Sabtu sore untuk memberi penghormatan terakhir kepada Fauzi Orbenta, warga setempat yang menjadi salah satu korban jatuhnya helikopter militer. Suasana dipenuhi dengan tangisan duka, nyanyian doa, dan alunan tahlil yang mengalun dari para pemuka agama setempat.

Helikopter tipe Sikorsky yang menumpang pada misi pengawasan wilayah mengalami kecelakaan pada pagi hari, menewaskan tiga orang, termasuk Fauzi. Menurut laporan resmi, kecelakaan dipicu oleh kegagalan mesin yang mengakibatkan pilot kehilangan kontrol saat mencoba melakukan pendaratan darurat.

Upacara pemakaman dilaksanakan dengan prosesi sederhana namun khidmat. Jenazah Fauzi diletakkan di dalam keranda kayu, kemudian dibawa mengelilingi lapangan sambil diiringi lagu-lagu religius. Selama prosesi, keluarga korban menundukkan kepala, sementara para relawan menabur bunga sebagai tanda penghormatan.

Beberapa tokoh daerah, termasuk Bupati Batanghari, hadir memberikan sambutan singkat. Ia menekankan pentingnya keselamatan dalam operasi militer dan berjanji akan mendukung keluarga korban secara material maupun moral. “Kami berdoa agar keluarga Fauzi diberikan ketabahan, dan kami akan memastikan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan ini,” ujar sang Bupati.

  • Nama korban: Fauzi Orbenta, 38 tahun, warga Batanghari.
  • Jenis helikopter: Sikorsky UH-60 Black Hawk.
  • Penyebab sementara: kegagalan mesin pada fase pendakian.
  • Jumlah korban meninggal: 3 orang.
  • Jumlah korban selamat: 2 orang, sedang dirawat di rumah sakit.

Para saksi mata melaporkan bahwa saat helikopter menukik, suara berderak keras terdengar sebelum jatuh ke area sawah dekat desa. Petugas pemadam kebakaran dan tim SAR segera tiba, namun upaya penyelamatan tidak dapat menyelamatkan semua penumpang.

Kejadian ini menambah deretan tragedi kecelakaan udara di Indonesia tahun ini, memicu perdebatan publik mengenai standar keselamatan dan perawatan armada militer. Masyarakat menuntut transparansi penuh dalam proses penyelidikan, serta penegakan sanksi bila terbukti ada kelalaian.

Selama prosesi pemakaman, keluarga Fauzi menegaskan keinginan agar namanya terus dikenang sebagai warga yang selalu membantu sesama. “Semoga apa yang terjadi menjadi pelajaran bagi kita semua, agar tidak ada lagi keluarga yang harus merasakan duka ini,” tutupnya.