Jamin keamanan pangan, KPKP Jaksel telusuri olahan ikan sapu-sapu

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap produk olahan ikan sapu-sapu yang beredar di wilayah kota. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa semua produk makanan laut memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah.

Ikan sapu-sapu, yang dikenal dengan daging putihnya yang lembut, sering dijadikan bahan utama dalam berbagai olahan seperti nugget, bakso, dan keripik. Popularitasnya yang tinggi mendorong peningkatan produksi, namun sekaligus menimbulkan risiko kontaminasi bila proses pengolahan tidak diawasi secara ketat.

Tim inspeksi KPKP melakukan serangkaian kegiatan, antara lain:

  • Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel produk untuk menguji keberadaan mikroorganisme patogen, logam berat, dan residu pestisida.
  • Audit proses produksi di pabrik-pabrik pengolah ikan sapu-sapu, termasuk kebersihan fasilitas, prosedur sanitasi, dan pelatihan tenaga kerja.
  • Verifikasi dokumen izin edar dan sertifikasi halal serta standar SNI (Standar Nasional Indonesia).

Hasil sementara menunjukkan bahwa sebagian besar produsen telah mematuhi ketentuan, namun ada beberapa temuan pelanggaran minor, seperti kurangnya pencatatan suhu penyimpanan dan penggunaan bahan tambahan yang belum terdaftar.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, KPKP mengeluarkan rekomendasi sebagai berikut:

  1. Penyesuaian prosedur kontrol mutu dengan menambahkan titik pengujian suhu pada setiap tahap produksi.
  2. Peningkatan frekuensi pelatihan keamanan pangan bagi pekerja pabrik.
  3. Penerapan label informasi lengkap mengenai asal bahan baku dan tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk.

Pihak berwenang juga menegaskan komitmen untuk melakukan pemantauan berkelanjutan serta memperkuat koordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna melindungi konsumen dari potensi bahaya kesehatan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap produk olahan ikan sapu-sapu tetap terjaga, sekaligus mendukung pertumbuhan industri perikanan yang berkelanjutan di Jakarta Selatan.