BNPB: Banjir Solo dan Bandung Dampak Tidak Langsung Bibit Siklon 92S

LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Bad an Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa banjir yang melanda Kota Solo/Surakarta dan Bandung pada minggu ini merupakan dampak tidak langsung dari siklon tropis 92S yang terbentuk di Samudra Hindia.

Siklon 92S muncul pada 24 April 2024 dengan intensitas maksimum setara kategori 1. Meskipun pusatnya tidak pernah memasuki wilayah Indonesia, sistem hujan ekstratropikal yang dihasilkan menyebar ke wilayah barat Pulau Jawa, memicu intensitas hujan lebat dalam waktu singkat.

Akibat curah hujan ekstrem, beberapa dampak utama tercatat:

  • Lebih dari 1.200 rumah mengalami kerusakan struktural di Solo dan sekitar 800 rumah di Bandung.
  • Ratusan warga terpaksa mengungsi ke posko darurat yang dibuka oleh pemerintah daerah.
  • Jalan raya utama, termasuk Jalan Solo‑Yogyakarta dan Jalan Bandung‑Cimahi, mengalami genangan air hingga 30 cm, menghambat arus lalu lintas.
  • Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 150 miliar, mencakup kerusakan properti, pertanian, dan fasilitas umum.

BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan aksi penanggulangan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pengiriman tim SAR dan peralatan penyelamatan ke titik‑titik terdampak.
  2. Pendirian posko bantuan di sejumlah balai desa dan sekolah yang tidak rusak.
  3. Pendistribusian paket bantuan makanan, air bersih, dan selimut kepada korban evakuasi.
  4. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan layanan medis darurat.

Pihak berwenang menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa mendatang. BMKG terus memantau pergerakan sisa awan hujan 92S dan akan mengeluarkan peringatan dini jika kondisi berpotensi memburuk.