Oditur Militer Batalkan Eksepsi, Dakwaan Kacab Bank Dinilai Lengkap
Oditur Militer Batalkan Eksepsi, Dakwaan Kacab Bank Dinilai Lengkap

Oditur Militer Batalkan Eksepsi, Dakwaan Kacab Bank Dinilai Lengkap

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta, Mayor (Chk) Wasinton Marpaung, secara tegas menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan dalam proses persidangan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Cabang (Kacab) sebuah bank. Menurutnya, dakwaan yang disusun terhadap terdakwa sudah mencakup seluruh unsur pidana yang relevan, sehingga tidak ada ruang bagi eksepsi untuk mengubah arah persidangan.

Dalam pernyataannya, Wasinton menegaskan bahwa semua bukti material, termasuk dokumen keuangan, saksi, serta rekaman percakapan yang telah diserahkan, telah diperiksa secara menyeluruh. Ia menambahkan bahwa prosedur penyusunan dakwaan telah mengikuti tata cara hukum militer yang berlaku, sehingga tidak terdapat kekurangan formal maupun substantif.

Berikut poin‑poin utama yang disampaikan Oditur Militer:

  • Eksepsi yang diajukan tidak berdasar karena tidak ada pelanggaran prosedural dalam penyusunan dakwaan.
  • Dakwaan sudah memuat semua fakta dan bukti yang relevan, termasuk aliran dana yang mencurigakan.
  • Pengadilan militer memiliki wewenang penuh untuk melanjutkan persidangan tanpa menunda proses karena eksepsi.

Kasus ini bermula ketika Kacab bank tersebut diduga menerima suap dalam bentuk transfer dana ke rekening pribadi yang kemudian dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Penyelidikan awal dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan diteruskan ke lembaga militer karena terdakwa memiliki latar belakang militer.

Penolakan eksepsi oleh Oditur Militer dipandang sebagai sinyal bahwa proses hukum akan terus berjalan tanpa hambatan. Pihak kejaksaan militer juga menyatakan kesiapannya mendukung keputusan Oditur dan menegaskan bahwa semua prosedur peradilan telah dijalankan secara transparan.

Para pengamat hukum mencatat bahwa penolakan eksepsi dapat mempercepat tahapan persidangan, namun mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga hak-hak terdakwa selama proses berlangsung. Selama ini, Kacab bank masih menunggu keputusan akhir dari pengadilan militer mengenai statusnya.