Harga Emas dan Perak Hari Ini 2 April 2026: Logam Mulia 1 Gram Rp2.922.000, Simak Daftar Lengkapnya!
Harga Emas dan Perak Hari Ini 2 April 2026: Logam Mulia 1 Gram Rp2.922.000, Simak Daftar Lengkapnya!

Harga Emas dan Perak Hari Ini 2 April 2026: Logam Mulia 1 Gram Rp2.922.000, Simak Daftar Lengkapnya!

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Jakarta, 2 April 2026 – Pasar logam mulia kembali menarik perhatian investor dan konsumen setelah harga emas per gram tercatat sebesar Rp2.922.000 sebelum pajak. Harga ini menandai pergerakan terbaru setelah fluktuasi yang cukup signifikan pada minggu pertama April. Sementara itu, harga perak (silver) juga menunjukkan dinamika yang patut dicermati, meskipun angka pastinya belum dipublikasikan secara resmi pada hari ini.

Pergerakan Harga Emas pada Awal April

Sejak akhir Maret, harga emas domestik berada di kisaran Rp2,8 hingga Rp2,9 jutaan per gram. Pada 14 April 2026, harga emas 1 gram sebelum pajak tercatat Rp2.863.000, naik sedikit menjadi Rp2.922.000 pada 2 April. Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

  • Pasar global: Kenaikan harga komoditas di bursa internasional, khususnya setelah data inflasi Amerika Serikat menunjukkan tekanan harga yang masih tinggi.
  • Nilai tukar rupiah: Rupiah yang menguat tipis terhadap dolar membuat harga emas impor menjadi lebih kompetitif.
  • Kebijakan fiskal: Pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 % pada transaksi logam mulia menambah beban harga jual akhir.

Rincian Harga Emas Batangan per 14 April 2026

Berat (gram) Harga Sebelum Pajak (Rp) Harga Setelah Pajak (Rp)
0,5 1.481.500 1.485.204
1 2.863.000 2.870.158
2 5.666.000 5.680.165
3 8.474.000 8.495.185
5 14.090.000 14.125.225
10 28.125.000 28.195.313
25 70.187.000 70.362.468
50 140.295.000 140.645.738
100 280.512.000 281.213.280
250 701.015.000 702.767.538
500 1.401.820.000 1.405.324.550
1.000 2.803.600.000 2.810.609.000

Data di atas diambil dari LogamMulia.com dan mencerminkan harga resmi yang berlaku pada Selasa, 14 April 2026. Harga tersebut menjadi acuan bagi dealer, bank, dan platform jual‑beli emas online.

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 pada 14‑15 April 2026

Berbagai merek emas di pasar Indonesia menunjukkan tren yang hampir seragam, dengan nilai berada di kisaran Rp2,86‑2,89 jutaan per gram. Berikut rangkuman singkat:

  • Antam: Rp2.863.000 per gram (tanpa pajak) pada 14 April; tidak berubah signifikan pada 15 April.
  • UBS: Rp2.887.000 per gram pada 15 April, naik Rp30.000 dibandingkan hari sebelumnya.
  • Galeri24: Rp2.868.000 per gram pada 15 April, naik Rp30.000 dari 14 April.

Pergerakan harga ini menandakan persaingan yang ketat antara produsen emas domestik, sekaligus menegaskan bahwa pasar masih menilai logam mulia sebagai safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Harga Perak (Silver) pada Awal April 2026

Walaupun angka pasti belum dirilis secara luas, beberapa platform perdagangan melaporkan bahwa harga perak per gram berada di kisaran Rp350.000‑Rp380.000. Faktor utama yang memengaruhi harga perak meliputi:

  • Permintaan industri elektronik dan energi terbarukan yang mengandalkan perak sebagai konduktor.
  • Fluktuasi nilai dolar AS, karena perak diperdagangkan secara internasional dalam mata uang tersebut.
  • Kebijakan cadangan emas dan perak bank sentral yang dapat menambah atau mengurangi likuiditas logam.

Implikasi bagi Investor dan Konsumen

Harga emas yang berada di atas Rp2,9 jutaan per gram menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi pilihan investasi jangka menengah hingga panjang. Bagi konsumen yang ingin membeli perhiasan, penting memperhatikan perbedaan kadar (24K, 22K, 21K) karena masing‑masing memiliki harga beli yang berbeda. Pada 14 April, Raja Emas Indonesia mencatat harga beli emas 24K murni sebesar Rp2.480.000 per gram, sementara emas 24K biasa dihargai Rp2.250.000 per gram.

Investor yang menargetkan pertumbuhan nilai aset dapat memanfaatkan perbedaan harga antara pasar fisik (batangan) dan platform digital. Sementara itu, pedagang ritel sebaiknya memperhatikan pajak PPh 0,25 % yang otomatis ditambahkan pada setiap transaksi, agar margin keuntungan tetap terjaga.

Secara keseluruhan, pasar logam mulia pada awal April 2026 menunjukkan stabilitas dengan sedikit kecenderungan kenaikan. Kondisi ini memberi sinyal positif bagi investor yang mencari alternatif aset selain saham dan obligasi.