ASN Peserta Komcad Bakal Dilatih Menembak
ASN Peserta Komcad Bakal Dilatih Menembak

ASN Peserta Komcad Bakal Dilatih Menembak

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang tergabung dalam gelombang pertama program Komcad kini bersiap menjalani pelatihan menembak sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi keamanan dan pertahanan nasional.

Sebanyak 2.019 pejabat yang terpilih telah diberangkatkan ke enam lembaga pendidikan khusus yang menyediakan fasilitas serta kurikulum menembak yang terstandarisasi. Lembaga‑lembaga tersebut tersebar di berbagai wilayah, antara lain:

  • Politeknik Pertahanan Indonesia (PPI), Bogor
  • Akademi Militer (AKMIL), Magelang
  • Pusat Pendidikan TNI Angkatan Udara (PPTU), Bandung
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Semarang
  • Institut Teknologi Pertahanan (ITP), Surabaya
  • Balai Latihan Menembak Nasional (BLMN), Yogyakarta

Pelatihan ini dirancang selama tiga bulan dengan tiga fase utama: teori dasar balistik, praktek menembak di lapangan tembak, serta evaluasi kompetensi melalui simulasi situasi operasional. Setiap peserta wajib memenuhi standar keselamatan, disiplin, serta akurasi yang ditetapkan oleh masing‑masing lembaga.

Tujuan utama program Komcad dalam aspek menembak meliputi:

  1. Meningkatkan kemampuan teknis ASN dalam penggunaan senjata api untuk keperluan tugas keamanan internal.
  2. Mengintegrasikan nilai kedisiplinan dan ketahanan mental dalam rangka mendukung kesiapan operasional pemerintah.
  3. Menyiapkan calon pemimpin yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang pertahanan dan keamanan negara.

Selain itu, pelatihan menembak diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan serta kepemilikan terhadap tugas negara di kalangan ASN, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga‑lembaga pertahanan dan sektor sipil.

Para peserta akan kembali ke unit kerja masing‑masing setelah menyelesaikan pelatihan, membawa pengetahuan dan keterampilan baru yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam tugas sehari‑hari serta program pengembangan kompetensi lanjutan.