Dinkes Sampang Temukan 90 Kasus Dugaan Campak
Dinkes Sampang Temukan 90 Kasus Dugaan Campak

Dinkes Sampang Temukan 90 Kasus Dugaan Campak

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mengungkapkan adanya 90 kasus dugaan campak yang terdeteksi hingga 31 Maret 2026. Kasus tersebut tersebar di beberapa kecamatan, dengan mayoritas pasien berada dalam rentang usia balita.

Berikut merupakan ringkasan data kasus berdasarkan kelompok umur:

Kelompok Umur Jumlah Kasus
0-4 tahun 62
5-9 tahun 18
10-14 tahun 6
15 tahun ke atas 4

Gejala yang dilaporkan meliputi demam tinggi, ruam kulit kemerahan yang menyebar, batuk, dan mata merah. Semua penderita telah dirujuk ke fasilitas kesehatan setempat untuk pemeriksaan laboratorium dan perawatan sesuai protokol.

Dinkes Sampang menekankan pentingnya imunisasi lengkap sebagai langkah utama pencegahan campak. Berikut beberapa langkah yang disarankan bagi masyarakat:

  • Pastikan semua anak mendapatkan vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) sesuai jadwal.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang menunjukkan gejala campak.
  • Lakukan pemantauan suhu tubuh secara rutin, terutama pada anak-anak.
  • Segera laporkan gejala mencurigakan ke fasilitas kesehatan terdekat.
  • Ikuti anjuran karantina bagi pasien yang telah terkonfirmasi atau diduga.

Pihak Dinkes terus melakukan penyuluhan dan surveilans aktif di wilayah terdampak, termasuk kunjungan tim medis ke sekolah dan posyandu. Upaya tersebut diharapkan dapat menurunkan angka penularan dan melindungi kelompok rentan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan wabah campak dapat dikendalikan secara efektif.