PLN Wamena Pastikan Kapasitas Listrik 8 MW Mampu Layani 5 Kabupaten
PLN Wamena Pastikan Kapasitas Listrik 8 MW Mampu Layani 5 Kabupaten

PLN Wamena Pastikan Kapasitas Listrik 8 MW Mampu Layani 5 Kabupaten

LintasWarganet.com – 12 April 2026 | PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena mengonfirmasi bahwa instalasi pembangkit listrik berkapasitas 8 megawatt (MW) sudah siap memenuhi kebutuhan listrik di lima kabupaten wilayah Papua, yaitu Kabupaten Wamena, Tolikara, Nduga, Lembah Yalimo, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kapasitas 8 MW ini berasal dari pembangkit diesel yang beroperasi secara 24 jam dengan dukungan sistem distribusi yang telah ditingkatkan. Dengan tambahan daya tersebut, PLN berharap dapat menurunkan frekuensi pemadaman serta meningkatkan kestabilan suplai listrik bagi rumah tangga, industri kecil, serta fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit.

Berikut rincian alokasi daya listrik yang direncanakan per kabupaten:

Kabupaten Daya yang Dialokasikan (MW)
Wamena 2,5
Tolikara 1,5
Nduga 1,0
Lembah Yalimo 1,0
Pegunungan Bintang 2,0

Selain menambah kapasitas, PLN juga melakukan perbaikan jaringan transmisi, termasuk pemasangan gardu induk baru dan peningkatan gardu distribusi yang sudah ada. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan kerugian energi (technical loss) dan memperpanjang umur peralatan listrik.

Direktur UP3 Wamena, Budi Santoso, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik bukan hanya soal kuantitas, melainkan juga kualitas layanan. Ia menambahkan bahwa PLN akan terus memantau konsumsi energi, serta siap menyesuaikan penambahan daya bila terjadi pertumbuhan ekonomi atau peningkatan populasi di wilayah tersebut.

Dengan adanya tambahan daya 8 MW, lima kabupaten di Papua diperkirakan akan mengalami peningkatan produktivitas, terutama di sektor pertanian, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penduduk juga diharapkan dapat menikmati akses listrik yang lebih stabil untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk penggunaan peralatan elektronik dan layanan digital.

Ke depan, PLN berencana mengevaluasi potensi penggunaan sumber energi terbarukan, seperti tenaga air dan surya, untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel. Upaya diversifikasi energi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan rasio energi terbarukan dalam bauran energi nasional.