Foto dan tas korban serangan Minab dipajang dalam penerbangan ke Islamabad
Foto dan tas korban serangan Minab dipajang dalam penerbangan ke Islamabad

Foto dan tas korban serangan Minab dipajang dalam penerbangan ke Islamabad

LintasWarganet.com – 11 April 2026 | Dalam sebuah penerbangan komersial yang menuju Islamabad, beberapa foto dan tas sekolah milik anak‑anak yang menjadi korban serangan di kota Minab, provinsi Hormozgan, Iran, ditampilkan di dalam kabin. Penampilan tersebut dilakukan atas inisiatif Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang berkunjung ke bandara dan menginspeksi barang‑barang pribadi para korban sebelum dikirim ke luar negeri sebagai bagian dari upaya dokumentasi dan penggalangan dukungan internasional.

Serangan yang terjadi pada 23 April 2024 menewaskan tujuh anak sekolah dasar serta tiga orang dewasa. Pelaku, yang belum secara resmi diidentifikasi, menggunakan proyektil taktis yang menghantam area permukiman penduduk. Akibatnya, rumah‑rumah hancur, fasilitas pendidikan rusak, dan ribuan warga mengungsi.

Setelah peristiwa tersebut, Ghalibaf mengunjungi lokasi bencana, mengumpulkan foto‑foto dan tas‑tas sekolah yang masih utuh. Ia kemudian memerintahkan agar barang‑barang tersebut dibawa ke Islamabad dalam rangka memperlihatkan dampak kemanusiaan kepada komunitas internasional dan menggalang simpati serta bantuan.

Penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan regional menampung sekitar 120 penumpang, termasuk delegasi diplomat, jurnalis, dan perwakilan LSM. Selama perjalanan, penumpang dapat melihat foto‑foto keluarga korban yang dipasang pada layar monitor serta tas‑tas sekolah yang ditempatkan di rak kabin. Reaksi penumpang beragam; sebagian mengungkapkan kesedihan mendalam, sementara yang lain menilai langkah tersebut sebagai cara efektif untuk menyoroti tragedi.

Pejabat pemerintah Iran menegaskan bahwa penayangan barang‑barang pribadi korban tidak dimaksudkan sebagai sensasi, melainkan sebagai upaya mengingatkan dunia akan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dalam konflik bersenjata. Mereka juga menuntut penyelidikan independen dan menyiapkan paket bantuan kemanusiaan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga.

Di sisi lain, otoritas Pakistan menyambut kedatangan barang‑barang tersebut dengan rasa hormat, mengatur agar foto‑foto dan tas‑tas dapat dipamerkan dalam sebuah ruang pameran sementara di Kedutaan Besar Iran di Islamabad. Pemerintah Pakistan menyatakan komitmennya untuk membantu proses rehabilitasi dan menawarkan bantuan medis serta psikologis bagi para korban.