BMKG Jatim Pantau Indikasi Kemunculan El Nino, Siapkan Langkah Antisipasi
BMKG Jatim Pantau Indikasi Kemunculan El Nino, Siapkan Langkah Antisipasi

BMKG Jatim Pantau Indikasi Kemunculan El Nino, Siapkan Langkah Antisipasi

LintasWarganet.com – 11 April 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur (Jatim) telah melakukan serangkaian kegiatan pemantauan untuk mengidentifikasi kemungkinan munculnya fenomena El Nino pada musim mendatang.

Tim ahli BMKG Jatim memanfaatkan data satelit, observasi permukaan laut, serta analisis suhu permukaan laut (SST) di wilayah Samudra Pasifik. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan suhu rata‑rata yang dapat menjadi indikator awal El Nino.

El Nino dikenal dapat menurunkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur, serta meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan. Oleh karena itu, BMKG Jatim menyiapkan beberapa langkah antisipasi, antara lain:

  • Penguatan jaringan stasiun cuaca di daerah rawan kekeringan.
  • Peningkatan penyebaran peringatan dini melalui media lokal dan platform digital.
  • Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk persiapan mitigasi.
  • Penyusunan rekomendasi penyesuaian jadwal tanam bagi petani.

Seorang juru bicara BMKG Jatim menyatakan, “Kami terus memantau perkembangan suhu laut dan pola angin. Jika indikator El Nino semakin menguat, kami akan mengeluarkan peringatan resmi dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul.”

Monitoring ini dijadwalkan berlangsung secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2026, dengan laporan berkala yang akan dipublikasikan di situs resmi BMKG serta disampaikan kepada pemerintah daerah.