RSUD Undata Palu Perkenalkan Layanan Penutupan Kebocoran Jantung Tanpa Operasi
RSUD Undata Palu Perkenalkan Layanan Penutupan Kebocoran Jantung Tanpa Operasi

RSUD Undata Palu Perkenalkan Layanan Penutupan Kebocoran Jantung Tanpa Operasi

LintasWarganet.com – 11 April 2026 | RSUD Undata Palu di Palu, Sulawesi Tengah, meluncurkan layanan penutupan kebocoran jantung secara non‑operatif pertama di provinsi ini. Layanan ini memungkinkan dokter menutup lubang pada dinding jantung menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah, tanpa harus melakukan sayatan besar.

Kasus perdana yang berhasil ditangani melibatkan seorang pasien berusia 45 tahun yang mengalami keluhan sesak napas dan kelelahan. Pemeriksaan ekokardiografi mengidentifikasi adanya defek septum ventrikel (VSD) berukuran sekitar 6 mm. Tim kardiologi RSUD Undata, yang dipimpin oleh dr. Andi Setiawan, Sp.JP, memutuskan menggunakan teknik penutupan dengan perangkat occluder berbasis nitrat.

Berikut langkah‑langkah prosedur penutupan kebocoran jantung tanpa operasi:

  1. Persiapan: Pasien diberikan anestesi ringan dan dipantau secara intensif.
  2. Kateterisasi: Kateter tipis dimasukkan melalui vena femoralis dan diarahkan ke jantung menggunakan panduan fluoroskopi.
  3. Pemasangan occluder: Perangkat occluder yang sesuai ukuran diposisikan di atas defek dan kemudian dilepaskan, menutup lubang secara permanen.
  4. Verifikasi: Ekokardiografi intra‑operatif memastikan posisi occluder tepat dan tidak ada kebocoran residual.
  5. Pemulihan: Pasien dipantau selama 24 jam dan biasanya dapat pulang dalam 2–3 hari.

Keberhasilan prosedur ini membawa beberapa manfaat penting, antara lain mengurangi risiko infeksi, mempercepat pemulihan, serta menurunkan biaya rawat inap dibandingkan operasi konvensional.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan lebih banyak pasien di Sulawesi Tengah dan sekitarnya yang sebelumnya harus bepergian ke kota besar untuk mendapatkan perawatan serupa dapat memperoleh penanganan di tingkat daerah. RSUD Undata berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kardiovaskular, termasuk program pencegahan penyakit jantung dan edukasi masyarakat.