ADHI Capai EBITDA Rp 763 Miliar, Percepat Penagihan Piutang Proyek LRT Jabodebek
ADHI Capai EBITDA Rp 763 Miliar, Percepat Penagihan Piutang Proyek LRT Jabodebek

ADHI Capai EBITDA Rp 763 Miliar, Percepat Penagihan Piutang Proyek LRT Jabodebek

LintasWarganet.com – 10 April 2026 | PT Adhi Karya (ADHI) melaporkan pencapaian EBITDA sebesar Rp 763 miliar pada kuartal terakhir, menandai perbaikan kinerja keuangan yang signifikan setelah serangkaian langkah restrukturisasi. Peningkatan ini didorong oleh penurunan beban operasional serta upaya intensif dalam menagih piutang yang tertunda, khususnya dari proyek LRT Jabodebek.

Dalam rangka memperkuat posisi keuangan, manajemen ADHI melakukan “business review” menyeluruh. Fokus utama diarahkan pada penyelesaian piutang LRT Jabodebek yang diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah. Penyelesaian piutang ini dipandang krusial untuk memperbaiki arus kas dan menambah likuiditas perusahaan.

Berikut rangkuman utama hasil keuangan dan strategi ADHI:

Item Nilai (Rp)
EBITDA 763.000.000.000
Penurunan Beban Operasional -12,5%
Piutang LRT Jabodebek (perkiraan) ~30.000.000.000.000

Strategi penagihan piutang mencakup:

  • Negosiasi ulang jadwal pembayaran dengan otoritas terkait.
  • Penerapan mekanisme jaminan dan garansi tambahan.
  • Peningkatan koordinasi antar departemen keuangan dan legal.

Selain fokus pada LRT, ADHI juga memperkuat portofolio proyek infrastruktur lain, termasuk pembangunan jalan tol, jembatan, dan proyek energi terbarukan. Diversifikasi ini diharapkan dapat menambah sumber pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada satu proyek besar.

Para analis pasar menilai bahwa pencapaian EBITDA sebesar Rp 763 miliar menunjukkan pemulihan yang konsisten, namun menekankan pentingnya percepatan penagihan piutang LRT untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.