Kronologi Penangkapan Andre Fernando 'The Doctor' di Malaysia
Kronologi Penangkapan Andre Fernando 'The Doctor' di Malaysia

Kronologi Penangkapan Andre Fernando ‘The Doctor’ di Malaysia

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengumumkan rangkaian peristiwa yang mengarah pada penangkapan bandar narkoba bernama Andre Fernando, yang lebih dikenal dengan julukan “The Doctor” atau “Charlie”. Penangkapan tersebut terjadi di wilayah Malaysia dan menandai keberhasilan operasi lintas negara antara aparat kepolisian Indonesia dan Malaysia.

Berikut rangkaian kronologis penangkapan yang diungkapkan oleh Dittipidnarkoba:

  1. Pengumpulan intelijen – Tim Dittipidnarkoba memantau pergerakan jaringan narkoba internasional dan memperoleh informasi bahwa “The Doctor” berada di Malaysia untuk mengatur distribusi narkotika.
  2. Koordinasi bilateral – Setelah memperoleh bukti kuat, Polri melakukan koordinasi resmi dengan pihak kepolisian Malaysia melalui jalur diplomatik dan perjanjian ekstradisi.
  3. Pengawasan lapangan – Tim gabungan melakukan pengawasan terhadap lokasi yang diduga menjadi markas operasi “The Doctor” selama beberapa minggu, mencatat pola pertemuan dan pergerakan barang.
  4. Operasi penangkapan – Pada tanggal yang belum dipublikasikan, satuan khusus melakukan penangkapan terhadap Andre Fernando di sebuah hotel di Kuala Lumpur. Penangkapan dilakukan tanpa menimbulkan kerusuhan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis ekstasi dan peralatan penyelundupan.
  5. Pengamanan barang bukti – Seluruh barang bukti diserahkan kepada Dittipidnarkoba untuk dilakukan analisis laboratorium serta pencatatan resmi.
  6. Proses ekstradisi – Setelah proses hukum di Malaysia selesai, Andre Fernando diekstradisi ke Indonesia untuk menghadapi tuntutan pidana sesuai Undang-Undang Narkotika.
  7. Pembacaan surat perintah penahanan – Setibanya di Indonesia, Andre Fernando langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan dengan status tahanan narkotika tingkat tinggi.

Penangkapan ini dianggap sebagai langkah signifikan dalam memutus rantai distribusi narkotika lintas batas. Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama internasional dalam memerangi peredaran narkotika.