JPO Stasiun Jatinegara Rawan Copet, Warga Desak Tindakan Tegas
JPO Stasiun Jatinegara Rawan Copet, Warga Desak Tindakan Tegas

JPO Stasiun Jatinegara Rawan Copet, Warga Desak Tindakan Tegas

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Stasiun Jatinegara, salah satu titik penting jaringan transportasi umum di Jakarta, kembali menjadi sorotan publik karena maraknya aksi pencopetan di sekitar Jembatan Penyeberangan (JPO) yang menghubungkan stasiun dengan wilayah sekitarnya.

Warga sekitar serta pengguna transportasi melaporkan peningkatan kasus pencurian, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Pelaku biasanya beroperasi secara berkelompok, memanfaatkan kerumunan penumpang untuk melakukan aksi cepat dan sulit ditangkap.

Beberapa korban mengaku kehilangan dompet, handphone, hingga tas berisi barang berharga. Dampak psikologis juga dirasakan, membuat banyak orang enggan menggunakan jalur JPO pada jam-jam tertentu.

Pihak kepolisian setempat menyatakan telah menambah patroli di area tersebut dan sedang menyelidiki jaringan pelaku. Namun, warga menilai langkah tersebut belum memadai. Mereka menuntut tindakan yang lebih tegas, seperti pemasangan kamera CCTV tambahan, penerangan jalan yang lebih baik, serta penempatan petugas keamanan di titik-titik rawan.

  • Penambahan CCTV dengan pemantauan real‑time.
  • Peningkatan pencahayaan di area JPO dan jalur pejalan kaki.
  • Penempatan petugas keamanan atau satpam khusus pada jam‑jam rawan.
  • Pelatihan dan sosialisasi kepada penumpang tentang cara menghindari pencopetan.

Selain upaya fisik, masyarakat juga mengajak pengguna transportasi untuk lebih waspada, seperti menutup tas, menyimpan barang berharga di tempat yang sulit dijangkau, dan melaporkan kejadian secara langsung ke pihak berwajib.

Jika tindakan tegas tidak segera diimplementasikan, risiko penurunan kepercayaan publik terhadap keamanan transportasi publik di Jakarta dapat meningkat, berpotensi memengaruhi jumlah penumpang dan menurunkan kualitas layanan transportasi umum secara keseluruhan.