Purbaya: Program MBG Potensi Sumbang Pajak Rp10 Triliun
Purbaya: Program MBG Potensi Sumbang Pajak Rp10 Triliun

Purbaya: Program MBG Potensi Sumbang Pajak Rp10 Triliun

LintasWarganet.com – 07 April 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi beban belanja negara, melainkan juga berpotensi meningkatkan pendapatan pajak hingga sepuluh triliun rupiah.

Program MBG, yang diluncurkan sebagai upaya memperbaiki gizi anak-anak usia dini, melibatkan penyediaan makanan bergizi di sekolah dan pusat penitipan anak di seluruh Indonesia. Dengan skala nasional, pemerintah memperkirakan total pengeluaran program mencapai ratusan triliun rupiah selama lima tahun ke depan.

  • Peningkatan basis pajak: Selama pelaksanaan MBG, ribuan usaha kecil dan menengah (UKM) yang menyediakan bahan makanan serta layanan logistik akan terdaftar secara resmi, sehingga meningkatkan penerimaan pajak daerah dan pusat.
  • Peningkatan produktivitas: Anak-anak yang menerima gizi optimal cenderung memiliki kesehatan yang lebih baik, yang pada gilirannya menurunkan biaya kesehatan publik dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja di masa depan.

Analisis internal Kementerian Keuangan memperkirakan bahwa kontribusi pajak tambahan dari MBG dapat mencapai Rp10 triliun dalam jangka waktu lima tahun, dengan asumsi tingkat kepatuhan pajak tetap tinggi dan pertumbuhan ekonomi stabil.

Namun, Purbaya juga mengingatkan adanya tantangan, antara lain koordinasi lintas kementerian, pengawasan kualitas makanan, serta mekanisme penyaluran dana yang transparan. Untuk mengatasi hal tersebut, kementerian berencana membentuk tim koordinasi khusus yang melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Jika berhasil, program MBG tidak hanya akan menurunkan angka stunting dan masalah gizi buruk, tetapi juga menjadi contoh kebijakan terpadu yang menghubungkan kesejahteraan sosial dengan peningkatan penerimaan pajak negara.