IDAI Tekankan Pentingnya Standar Keamanan Pangan dalam Program MBG
IDAI Tekankan Pentingnya Standar Keamanan Pangan dalam Program MBG

IDAI Tekankan Pentingnya Standar Keamanan Pangan dalam Program MBG

LintasWarganet.com – 07 April 2026 | Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa standar keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG) di seluruh Indonesia. Menurut pernyataan resmi yang disampaikan pada konferensi pers terbaru, penerapan standar tersebut tidak hanya melindungi kesehatan anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap program gizi nasional.

Program MBG dirancang untuk memastikan bahwa setiap anak usia dini mendapatkan asupan makanan yang kaya nutrisi, seperti protein, vitamin, dan mineral penting. Namun, tanpa jaminan keamanan pangan, manfaat gizi dapat terancam oleh kontaminasi mikroba, bahan kimia, atau bahan tambahan yang tidak terkontrol.

Poin-poin utama yang ditekankan IDAI

  • Pengawasan ketat pada proses produksi, penyimpanan, dan distribusi makanan MBG.
  • Penerapan standar higienitas yang sesuai dengan regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
  • Pelatihan bagi penyedia makanan, guru, dan tenaga kesehatan tentang prosedur keamanan pangan.
  • Audit rutin dan transparansi hasil inspeksi untuk menghindari praktik tidak aman.

Selain itu, IDAI mengajak pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk meningkatkan koordinasi dalam penyusunan protokol keamanan pangan yang spesifik untuk makanan berbasis lokal. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kontaminasi serta menyesuaikan standar dengan kondisi geografis dan budaya setempat.

Para orang tua juga diharapkan berperan aktif dengan memeriksa label kemasan, memperhatikan tanggal kedaluwarsa, dan memastikan kebersihan saat menyiapkan makanan bagi anak. IDAI menekankan pentingnya edukasi gizi yang menyertakan aspek keamanan pangan sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan anak usia dini.

Dengan menegakkan standar keamanan pangan, diharapkan Program MBG dapat mencapai tujuan utamanya: meningkatkan status gizi anak Indonesia secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kesehatan mereka.