Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Tiba di Magelang
Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Tiba di Magelang

Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Tiba di Magelang

LintasWarganet.com – 05 April 2026 | Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur saat bertugas dalam misi penjaga perdamaian di Lebanon, telah tiba di rumah duka Desa Deyangan, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah pada pagi hari ini.

Korps Pasukan Khusus (Kopassus) yang menangani proses pemulangan jenazah menurunkan jenazah dari pesawat militer di Bandara Internasional Adisutjipto, Magelang, lalu diantarkan menggunakan mobil jenazah ke rumah duka. Proses tersebut diawasi oleh perwakilan TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat setempat.

Berikut rangkaian kegiatan yang dijadwalkan:

  • 07.30 WIB – Penurunan jenazah di Bandara Internasional Adisutjipto.
  • 08.15 WIB – Kedatangan di rumah duka Desa Deyangan.
  • 09.00 WIB – Upacara penghormatan terakhir yang dipimpin oleh pejabat militer dan duta Besar Indonesia untuk Lebanon.
  • 10.30 WIB – Prosesi menuju pemakaman di Taman Pemakaman Umum Magelang.

Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan tewas dalam insiden penembakan pada 3 September 2023 di daerah sekitar perbatasan Lebanon, saat melaksanakan tugas sebagai bagian dari Pasukan Pemelihara Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL). Ia merupakan salah satu dari tiga prajurit Indonesia yang gugur dalam misi tersebut.

Keluarga almarhum, yang telah menunggu kabar baik selama lebih dari setahun, menyatakan rasa terima kasih kepada pemerintah dan TNI atas upaya pemulangan jenazah. “Kami bersyukur jenazah putra kami dapat kembali ke tanah air, sehingga kami dapat menunaikan ritual terakhir sesuai adat dan agama,” ujar istri almarhum dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah daerah Magelang menyiapkan fasilitas rumah duka yang layak, serta menambah petugas keamanan dan medis untuk memastikan proses pemakaman berjalan tertib dan khidmat. Kepala Dinas Sosial Magelang, Drs. Hadi Pranoto, menegaskan bahwa seluruh prosedur akan dilaksanakan dengan hormat dan tanpa hambatan.

Upacara pemakaman diperkirakan akan dilaksanakan pada sore hari yang sama, dengan kehadiran perwakilan militer, pejabat daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada pahlawan yang telah mengorbankan nyawanya demi perdamaian internasional.