Profil Tan Kian: Konglomerat Properti yang Berulang Kali Terseret ASABRI
Profil Tan Kian: Konglomerat Properti yang Berulang Kali Terseret ASABRI

Profil Tan Kian: Konglomerat Properti yang Berulang Kali Terseret ASABRI

LintasWarganet.com – 11 Juli 2026 | Nama pengusaha properti Tan Kian kembali menjadi sorotan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, memastikan penanganan perkara yang menyeret Taipan Tan Kian dalam kasus korupsi PT Asabri masih terus berjalan.

Menurut Febrie, perkara tersebut memang sudah berlangsung cukup lama. Namun, seluruh alat bukti dan fakta yang terungkap dalam persidangan masih dapat dievaluasi, termasuk terkait kemungkinan penetapan tersangka apabila memenuhi ketentuan hukum.

Baca juga:

"Mengenai Tan Kian, ini kan bisa dianalisis bagaimana proses persidangan, alat bukti semua ada, tinggal dicek apakah bisa tersangka atau tidak. Perkara sudah cukup lama, saya juga tidak ingat lagi, tetapi semua bisa dievaluasi kembali," kata Febrie dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan, Kejaksaan Agung saat ini juga masih menjalankan proses eksekusi terhadap aset tanah yang berkaitan dengan perkara tersebut.

"Dan itu pun masih berjalan proses eksekusi tanahnya ya. Tanahnya masih berjalan dieksekusi," ujarnya.

Tan Kian merupakan pengusaha properti yang dikenal sebagai pendiri dan pemilik Dua Mutiara Group (kini dikenal sebagai Century Properties Group Indonesia). Ia membangun kerajaan bisnis di sektor properti premium dengan fokus pada kawasan bisnis elite Jakarta, seperti Mega Kuningan dan Sudirman.

Baca juga:

Nama Tan Kian beberapa kali terseret dalam kasus korupsi Asabri sejak 2008 hingga 2021, namun hingga kini belum pernah ditetapkan sebagai tersangka.

Tan Kian dikenal sebagai konglomerat properti yang berulang kali terseret dalam kasus korupsi PT Asabri. Ia membangun kerajaan bisnis di sektor properti premium dengan fokus pada kawasan bisnis elite Jakarta.

Tan Kian memulai usaha keluarga di bidang perdagangan udang dan tekstil. Di bawah kepemimpinannya, bisnis kemudian berekspansi menjadi pengembang properti eksklusif yang menyasar pasar premium.

Pada 2016, kekayaannya pernah diperkirakan mencapai sekitar US$570 juta dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Jakarta Globe.

Baca juga:

Profil Tan Kian: Konglomerat Properti yang Berulang Kali Terseret ASABRI masih relevan dalam konteks bisnis properti di Indonesia.

Profil Tan Kian: Konglomerat Properti yang Berulang Kali Terseret ASABRI menunjukkan bagaimana Tan Kian membangun kerajaan bisnis di sektor properti premium.